Wujudkan Kota Layak Anak, Ini yang Dilakukan Puspaga 

20211101 150842
Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Denpasar, I Gusti Agung Sri Wetrawati melakukan sosialisasi memenuhi hak anak dan perlindungan anak-anak di Kota Denpasar. Senin, (1/11).

Dauh Puri Kelod, DenPost

Berbagai upaya dilakukan pemerintah Kota Denpasar untuk menjadi kota layak anak (KLA). Salah satunya memenuhi hak-hak anak dan perlindungan bagi anak-anak di Kota Denpasar dengan menggandeng Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Dharma Negara Kota Denpasar.Demikian disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Denpasar, I Gusti Agung Sri Wetrawati didampingi Plt. Sekretaris DP3AP2KB Kota Denpasar Tresna Yasa, Senin, (1/11).

Lebih lanjut Sri Wetrawati menjelaskan, sosialisasi pemenuhan hak anak terus digencarkan Pemerintah Kota Denpasar, melibatkan Puspaga Dharma Negara Kota Denpasar dan UPTD PPA Kota Denpasar. Keterlibatan Puspaga Dharma Negara Kota Denpasar dan UPTD PPA terwujudnya Denpasar sebagai kota layak anak dapat terwujud melalui terbentuknya desa/kelurahan layak anak.

Baca juga :  Prokes Masih Dilanggar, Kasatpol PP Minta Warga Waspada Covid-19 Gelombang Ketiga

“Keterlibatan semua komponen termasuk Puspaga Dharma Negara Kota Denpasar dan UPTD PPA sangat kami butuhkan untuk mewujudkan Denpasar Kota Layak Anak,” ujarnya.

Sementara Putu Sonia Insani Sudarmintawan dari Puspaga Dharma Negara Kota Denpasar menyampaikan materi Pemenuhan Hak Anak dengan topik Pola Asuh Anak dimasa Pandemi Covid-19. Dalam kesempatan tersebut Sonia menambahkan dalam materi tersebut menyampaikan bagaimana mewujudkan desa layak anak. Hal ini untuk mendukung mewujudkan kota layak anak.

Baca juga :  Relawan Jaya-Wibawa Emban Misi Dekatkan Masyarakat dengan Pemerintah

Perbekel Desa Dauh Puri Klod Nengah Suartha, mengungkapkan pemenuhan hak anak telah dilaksanakan Desa Dauh Puri Kelod. Ia berupaya melakukan pemenuhan hak anak dengan melibat Puspaga Dharma Negara Kota Denpasar dan UPTD PPA Kota Denpasar. Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini para orang tua lebih memahami tentan pemenuhan hak-hak anak.

Selain sosialisasi, menurut Suartha, pihaknya komitmen mewujudkan desa layak anak telah memfasilitasi kegiatan bermain dan berekreasi untuk anak-anak melalui kegiatan outbond forum anak Desa Dauh Puri Klod dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga :  Januari-April, Segini Kasus DBD di Denpasar

Kegiatan dikemas dengan metode bermain dan belajar. Mulai dari pemberian materi edukasi dari Puspaga Dharma Negara Kota Denpsar mengenai Pemenuhan Hak Anak dan dari UPTD PPA Kota Denpasar mengenai Perlindungan Anak. Setelah itu anak diajak melalukan kegiatan outdor yang dapat melatih anak-anak untuk bekerjasama dan kreatifitas melalui permainan.

“Anak-anak menjadi peserta merasa kegiatan ini menjadi sarana menyenangkan di tengah keterbatasan bermain dan berekreasi akibat pandemi Covid-19 dialami sejak tahun 2020,” ujarnya. (103)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini