Pohon Tumbang Mulai Terjadi di Klungkung, Masyarakat Diminta Waspada

20211101 150920
Petugas BPBD Klungkung mengevakuasi pohon tumbang di Desa Tegak, Senin (1/11/2021).

Semarapura, DenPost

Kabupaten Klungkung mulai diguyur hujan deras disertai angin kencang, Senin (1/11/2021) dini hari. Akibatnya sebuah pohon beringin tumbang di Desa Tegak Kecamatan Klungkung. Pohon tumbang ini sempat menutup badan jalan, bahkan menimpa kabel listrik. Petugas dari BPBD Klungkung telah turun melakukan evakuasi terhadap pohon tumbang tersebut.

” Laporan yang kami terima, hujan deras yang mengguyur Klungkung sebabkan pohon tumbang di Desa Tegak. Anggota TRC (Tim Reaksi Cepat) sudah melakukan evakuasi, karena pohon itu menutup badan jalan,” ungkap Kalak BPBD Klungkung, I Putu Widiada.

Baca juga :  Pandemi Covid-19, Warga Tetap Ramai ke Pantai Saat Banyu Pinaruh

Untuk diketahui hujan deras yang mengguyur Klungkung terjadi sejak, Minggu (31/10) malam. Hal ini sesuai dengan peringatan BMKG, yang mana memasuki awal November beberapa wilayah di Indonesia akan diguyur hujan deras karena dampak dari fenomena La Nina. Terkait fenomena La Nina ini, Putu Widiada mengimbau masyarakat agar tetap waspada. Kemudian, masyarakat juga diharapkan segera melapor ke BPBD, apabila ada hal-hal yang perlu segera dimitigasi.

“Kalau di Klungkung, saat hujan disertai angin kencang biasanya yang sering terjadi itu bencana pohon tumbang. Sehingga kami himbau masyarakat untuk mewaspadai cuaca buruk yang kemungkinan juga terjadi di Klungkung dalam beberapa hari kedepan,” katanya.

Baca juga :  Desa Adat Gelgel Berlakukan Jam Malam

Selain itu, masyarakat di sejumlah lokasi yang ‘langganan’ banjir juga diingatkan agar tak membuang sampah ke got. Menurut Widiada, meski sudah berulang kali diingatkan, nyatanya masih ada saja masyarakat yang membuang sampah tidak pada tempatnya. Hal itupun dikatakan kerap menjadi pemicu banjir.

“Mudah-mudahan Dinas PU  dapat  mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah ke got. Karena masih ada yang seperti itu, seperti di kawasan Galiran, Jalan Mahoni, dan juga di depan Kantor Lurah SP Klod,” imbuhnya.

Baca juga :  Geledah Kantor LPD Ped, Penyidik Kejari Klungkung Amankan Ini

Sebelumnya, BMKG mengeluarkan peringatan fenomena badai La Nina yang kemungkinan terjadi awal November sampai Februari 2022 mendatang. Fenomena alam ini ditandai dengan peningkatan itensitas hujan, disertai angin kencang. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini