Satlantas Bangli Buru Penggendara Gunakan Knalpot Brong

picsart 11 01 08.04.20
RAZIA - Satlantas Polres Bangli, saat razia penggunaan kendaraan tak sesuai standar.

Bangli, DENPOST.id

Satuan Lalu Lintas Polres Bangli, kian menggencarkan pelaksanaan razia untuk meningkatkan ketertiban masyarakat dalam berlalulintas, khususnya bagi para siswa di tengah mulai berlangsungnya pembelajaran tatap muka di Kabupaten Bangli. Hal tersebut, dilakukan menyusul banyaknya keluhan dari sekolah dan masyarakat terkait pengunaan kendaraan tak sesuai standar, seperti penggunaan knalpot brong.

Hal ini diakui Kasat Lantas Polres Bangli, AKP. I Ketut Suandi saat dikonfirmasi, Senin (01/11/2021). Kata dia, sejak mulai berlangsungnya pembelajaran tatap muka bagi para siswa di Kabupaten Bangli, kegiatan razia lalulintas di sejumlah titik telah intens digelar.

Baca juga :  Lima SD di Nusa Penida Belum Penuhi Syarat PTM

“Sekarang tiap hari kita gelar razia di beberap titik. Banyak pihak sekolah meminta kita untuk menertibkan para siswa yang mengunakan kendaraan tidak sesuai setandar. Seperti penggunaan knalpot brong, tidak pakai helm dan yang lainnya,” ungkapnya.

Meski demikian, Suandi menjelaskan razia yang digelar para personel lalulintas memfokuskan penindakan pada pelanggaran yang kasat mata yang berpotensi menyebapkan kecelakaan lalulintas dan menggangu kenyamanan pengendara lainnya. “Kalau memang yang sudah lengkap , pakai helm, kendaraan sesuai standar walaupun masih siswa dan tidak memiliki surat ijin mengemudi pasti kami toleransi. Karena di Bangli kan banyak pedesaan dan mereka jauh untuk sekolah, sehingga kita harus bijak. Nah jika menggunakan knalpot brong tidak pakai helm pasti kita tindak tegas. Bahkan kendaraannya kami sita,” tegasnya.

Baca juga :  Kantongi Tiga Butir Ekstasi, Tukang Serabutan Digulung Polisi

Disebutkan, selama pelaksanaan razia pihaknya berhasil menindak lebih dari 50 pelanggar yang didominasi oleh anak muda yang mengunakan kendaraan tidak sesuai standar. “Khusus yang menggunakan knalpot brong dan kendaraan tidak standar lainnya, meskipun sudah sidang kita wajibkan mereka untuk membawa kelengkapan kendaraan sesuai standar. Setelah itu baru kita ijinkan membawa pulang kendaraanya,” imbuhnya. (128)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini