PPDN Masuk Bali Tak Lagi Wajib PCR

picsart 11 01 08.05.19
Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Kolonel CKM dr. I Made Mardika.

Sumerta, DENPOST.id

Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) yang akan menuju Bali, dengan jalur udara tak lagi wajib menunjukkan hasil negatif RT-PCR. Kabar terbaru, PPDN hanya menunjukkan hasil negatif Rapid Antigen.

Hal itu, dibenarkan Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Kolonel CKM dr. I Made Mardika yang juga Kepala Kesehatan Kodam IX/ Udayana, Senin (1/11/2021), secara daring.

“Pemakaian tes PCR disesuaikan dengan kondisi dan dinamika terkini,” ujarnya, yang saat itu berada di Jakarta. Langkah ini diambil dengan mempertimbangkan tren kasus Covid-19 di Jawa-Bali yang menurun. “Selain itu, kebijakan ini menimbang aspirasi publik dan masukan-masukan konstruktif dari berbagai kalangan,” ungkapnya.

Dia berharap kebijakan ini dapat mengakomodir kepentingan pemulihan ekonomi dan pariwisata. “Jadi, semua penerbangan memakai aturan cukup dengan tes Rapid Antigen. Tapi dasar aturan hukumnya belum ada,” tegasnya.

Baca juga :  Bangunan Pura Roboh Diterjang Angin Kencang

Hal itu juga disampaikan Menko PMK, Muhadjir Effendy, dalam jumpa pers virtual. “Untuk perjalanan ada perubahan, yaitu untuk wilayah Jawa dan Bali, perjalanan udara tidak lagi mengharuskan menggunakan tes PCR tetapi cukup menggunakan tes Antigen. Sama dengan yang sudah diberlakukan untuk wilayah luar Jawa non Bali,” kata dia.

Informasi itu juga dibenarkan Sekretaris Satgas Covid-19 Provinsi Bali, Made Rentin. Kata dia, hal itu atas usulan Menko PMK dalam Ratas yang dipimpin Wapres. Namun, belum ada kepastian kapan akan mulai berlaku dan akan ada surat resmi berkaitan dengan hal tersebut. (106)

Baca juga :  Peringatan Hari Lahir Pancasila di Buleleng Rambah Desa/Kelurahan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini