TPA Suwung Segera Tutup, Sidakarya Kelola Sampah Mandiri

20211102 152842

Sidakarya, DENPOST.id

Desa Sidakarya kini memiliki Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) anorganik pertama kalinya. Terobosan ini digagas oleh Kelompok Swadaya Masyarakat Bumi Sudha Prakerti.
Secara simbolis, pembangunan TPS 3 R ini diresmikan dengan upacara mendem dasar yang dilakukan Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa pada Selasa (2/11), disaksikan pihak dinas dan adat setempat.

Kepala Desa Sidakarya, Wayan Madrayasa, di sela kegiatan menerangkan, gerakan ini dalam rangka mendukung Pemerintah Kota Denpasar dalam mengatasi persoalan sampah. Sekaligus menghadirkan solusi karena TPS Suwung akan segera menutup akses pembuangan sampah.

“Kami juga memiliki satu depo transit sampah seluas 4 are yang saat ini direvitalisasi untuk pengelolaan sampah basah (organik). Sedangkan ini (TPS 3 R) akan mengelola sampah kering (anorganik),” ungkapnya.

Ia mengatakan TPS 3 R ini dibangun di atas lahan milik Pemprov Bali seluas 10 are. Setelah melalui penggarapan, area yang dapat dibangun sejumlah 8 are. Saat ini, volume sampah di Desa Sidakarya berjumlah 7 ton sampai 8 ton per hari yang didominasi sampah basah.

Baca juga :  Di Denpasar, Kasus Positif 10 Orang dan Sembuh 23

“Kami targetkan proyek ini rampung pada akhir tahun 2021 ini. Setelah rampung, kami akan gerakkan kembali bank sampah di 12 dusun kami,” ungkapnya.

Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif semangat warga Sidakarya mendukung pengelolaan sampah berbasis sumber, sebab di sejumlah daerah pembangunan TPS justru ditolak.

“Terima kasih masyarakat Sidakarya yang telah ikut mendukung kami mengatasi keberadaan pengelolaan sampah di Denpasar. Dengan adanya TPS 3 R ini, kita konsepkan sampah Sidakarya sudah selesai di sini, meski belum bisa mengatasi jumlah sampah seluruh Sidakarya,” ujarnya.

Baca juga :  Satgas Covid-19 Sumerta Kelod Amankan Tiga Anggota Geng Motor

Untuk tahap awal ini, kata Wawali, Pemkot Denpasar merealisasi anggaran sebesar Rp 14 M dari alokasi yang diberikan kepada Pemkot Rp 34 M. Itu karena Pemkot melakukan refocusing anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19.

“Tahun 2022 akan digenjot. Kurang lebih 15 titik akan dibangun TPS di Denpasar. Kalau TPS, skalanya lebih luas untuk mengelola sampah dari TPS 3 R,” jelasnya. Dia menegaskan Pemkot Denpasar akan total mendukung kelompok-kelompok masyarakat dalam mengatasi pengelolaan sampah.

Baca juga :  Ini Alasan KPU Bali Wacanakan Pilkada Tanpa Baliho

Sementara, Ketua KSM Bumi Sudha Prakerti, Kadek Budi Prasetya optimis kehadiran TPS 3 R di Sidakarya ini mampu mendukung pengelolaan sampah dengan baik.Dalam konteks yang lebih bermanfaat, kehadiran tempat pengelolaan sampah ini ia prediksi mampu memunculkan usaha-usaha baru.

“Jadi kami buat pengelolaan sampah bisa menjadi sumber pendapatan bagi warga, maka sampah akan memiliki nilai ekonomis,” pungkasnya. (106)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini