Dewan Badung Dorong Kelanjutan Proyek Jalan Lingkar Selatan

picsart 11 02 07.04.27
Ketua DPRD Badung, Putu Parwata.

Mangupura, DENPOST.id

Kelanjutan jalan lingkar selatan yang menjadi proyek prestisius Kabupaten Badung dalam pengembangan pariwisata di Badung Selatan, kembali menjadi sorotan DPRD Badung. Ketua DPRD Badung, Putu Parwata meminta pihak eksekutif tetap memberikan progress rencana proyek yang pendanaannya melalui Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) senilai Rp1,97 triliun tersebut.

Bahkan proyek tersebut mulai bisa dijalankan pada tahun 2022, mengingat pihaknya telah menandatangani MoU terkait KPBU ini, 8 Agustus 2021.

Baca juga :  Pembayaran Insentif Nakes di Jembrana Lunas

Putu Parwata, Selasa (2/11/2021) mengatakan proyek KPBU merupakan solusi yang dapat ditempuh dalam mewujudkan proyek tersebut. “Jika proyek ini (JLS –red) otomatis ekonomi juga bergerak, karena menjadi salah satu indikator pertumbuhan ekonomi. Karena itu, kami mendorong proyek ini dilanjutkan dan jangan ditunda-tunda,” ujarnya.

Menurutnya, kendala pembebasan lahan dapat ditanggulangi dengan pemanfaatan dana KPBU, sehingga proyek tersebut tetap berjalan selain tetap fokus pada penanggulangan dampak pandemi Covid-19. “Saya sebagai Ketua DPRD terus mendorong pemerintah agar proyek ini bisa terwujud. Bahkan, kami pada, 8 Agustus 2021 telah menandatangi MoU terkait KPBU dan kami sudah setujui yang mana proyek-proyek yang akan menggunakan KPBU. Silakan segera digarap jangan ditunda, kalau ada persoalan segera selesaikan,” tegasnya.

Baca juga :  Pohon Tumbang dan Longsor Macetkan Jalur Singaraja - Bedugul

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung ini optimis kehadiran JLS akan menjadi salah satu daya tarik wisata baru, sehingga mengeliatkan perekonomian masyarakat sekitar. “Jadi pemerintah jangan, kami harap segara di-follow up,” tegasnya lagi.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Badung, I Wayan Adi Arnawa mengatakan pembebasan lahan dari KPBU JLS tersebut tak dapat direalisasikan di 2022. Pemkab Badung berdalih APBD tahun anggaran 2022, akan difokuskan pada penanggulangan pandemi Covid-19. Padahal, tahun 2022 rencananya proyek ini sudah masuk dalam tahapan tender fisik. (115)

Baca juga :  Senin, SMP dan SD di Badung Laksanakan PPDB Daring

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini