Hujan Deras, Rumah Warga di Dusun Cemara Landung Terendam Lumpur

picsart 11 02 07.49.01
LUMPUR - Pemukiman dan akses jalan di Dusun Cemara Landung, Desa Terunyan yang tertimbun material lumpur, Selasa (2/11/2021).

Bangli, DENPOST.id

Hujan deras yang mengguyur wilayah Bangli dan sekitarnya, Selasa (2/11/2021) mengakibatkan rumah warga di dua titik di wilayah Dusun Cemara Landung, Desa Terunyan, Kintamani kemasukan air bercampur lumpur dengan ketinggian mencapai 2 meter.

Tak hanya itu, posko logistik bencana pascagempa yang dibuat di Dermaga Kedisan juga tak luput tergenang air.

“Ada dua titik pemukiman warga yang terdampak,” kata Kadus Cemara Landung, I Wayan Kastana.

Kata dia, titik pertama ada di Subak Tanggun Titi, berada sekitar 500 meter sebelah timur dari TKP longsor yang sebelumnya menelan dua korban jiwa. Di Subak tersebut, ada lima rumah yang kemasukan material lumpur. Dari lima rumah tersebut, satu rumah terdampak yang paling parah dengan ketinggian material sampai 2 meter dan nyaris merobohkan tembok penyengker rumah warga.

Baca juga :  Minim Peminat, Lima Formasi CPNS Nihil Pelamar

“Saat kejadian, masih ada warga di rumah tersebut. Namun segera keluar mengamankan diri, sehingga dipastikan tidak ada korban jiwa. Untuk proses pembersihan dilakukan oleh masyarakat dan satu alat berat sudah turun untuk membantu pembersihan akses jalan,” jelasnya.

Titik kedua, yakni di Subak Abian, yang juga masih berada di wilayah Dusun Cemara Landung. Di lokasi itu, sejumlah pekarangan rumah warga juga kemasukan material lumpur. Tapi tidak sampai merusak rumah. Tindaklanjut dari itu, bagi warga yang terdampak untuk sementara telah diungsikan ke rumah tetangga atau kerabatnya yang lebih aman.

Baca juga :  Maling di Desa Tiga, Bangli Ternyata Residivis

Sementara Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan saat dikonfirmasi membenarkan jika pihaknya sudah mendapat informasi adanya dampak hujan yang terjadi di wilayah Desa Terunyan. Lokasi yang terdampak berada dekat TKP longsor yang menyebabkan korban meninggal dunia pascagempa. “Dari laporan pak Mekel Terunyan, hujan deras selama dua jam terjadi telah menyebabkan dampak sejumlah rumah warga kemasukan air bercampur lumpur. Namun untuk pastinya, saya masih terus melakukan koordinasi dengan anggota,” akunya. (128)

Baca juga :  Diduga Api Dupa, Bale Piasan di Pura Pasek Gelgel Songan Terbakar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini