Janji Bantu Izin Garam Kusamba, Gubernur Koster Minta Pantai Karangdadi jadi Tempat Wisata

picsart 11 03 06.54.03
PEMBUAT GARAM - Gubernur Bali, I Wayan Koster, saat meninjau sentral pembuat garam tradisional di pesisir Pantai Karangdadi, Desa Kusamba, Dawan, Klungkung, Rabu (3/11/2021).

Semarapura, DENPOST.id

Keberadaan petani garam di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung mendapat perhatian Gubernur Bali, I Wayan Koster. Didampingi Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, Gubernur Koster sempat menyambangi para pembuat garam tradisional di pesisir Pantai Karangdadi, Desa Kusamba, Rabu (3/11/2021).

Tak hanya itu, Gubernur Koster bersama Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati juga sempat mencoba cara petani membuat garam tradisional tersebut, yakni dengan memikul air laut menggunakan dua buah penampungan air yang terbuat dari daun palm. Lalu air laut tersebut, kemudian disiramkan ke atas permukaan pasir.

Baca juga :  Gubernur Koster Optimis Normalisasi Tukad Unda Cepat Tuntas

Gubernur Koster sendiri sangat terkesan dengan cara petani, setelah mencoba membuat garam secara tradisional tersebut. Bahkan dihadapan para petani garam, Koster memastikan izin produk Garam Kusamba akan keluar. Diapun berharap kawasan Pantai Karangdadi yang dipakai sentral membuat garam tradisional bisa ditata menjadi tempat wisata. “Izinnya nanti pasti keluar, karena ini memang sudah layak. Nanti pasarkan Garam Kamasan ini ke pasar modern dengan kemasan yang menarik. Nanti kawasan Pantai Karangdadi ini juga agar ditata untuk jadi tempat wisata,” ungkap Koster.

Sementara Bupati Nyoman Suwirta, yang ikut mendampingi sangat berharap ada bimbingan dari Pemerintah Provinsi Bali untuk bisa memproses izinnya. Apalagi pihaknya di pemkab sudah tiga tahun berusaha membuat regulasi untuk mewujudkan garam beryodium Kusamba.

Baca juga :  Ratusan PMI di Klungkung Sudah Divaksin

“Dulu kita tertatih-tatih agar petani garam di Kusamba bisa tetap berproduksi. Jadi kami berharap bimbingannya dalam mengurus izin,” ujar Suwirta. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini