Kapolda Bali Cek Pembentukan Forum Sipandu Beradat dan Bankamda di Buleleng

picsart 11 04 07.13.10
APEL KESIAPAN - Kapolda Bali, Irjen Pol. Drs. I Putu Jayan Danu Putra, SH, M.Si., saat melakukan pengecekan langsung pelaksanaan kesiapan Forum Sipandu Beradat dan Bankamda melalui apel kesiapan yang dilaksanakan di Taman Kota Singaraja, Kamis (4/11/2021)

Singaraja, DENPOST.id

Kapolda Bali, Irjen Pol. Drs. I Putu Jayan Danu Putra, SH, M.Si., melakukan pengecekan langsung pelaksanaan kesiapan Forum Sipandu Beradat dan Bankamda melalui apel kesiapan yang dilaksanakan di Taman Kota Singaraja, Kamis (4/11/2021).

Hadir dalam kegiatan apel pengecekan tersebut, Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, Kapolres Buleleng, serta Forkompinda, Ketua MDA kabupaten dan kecamatan, camat se-Buleleng, Danramil, serta unsur komponen masyarakat lainnya.

Baca juga :  Pemerintah Bangun Fasilitas Penyeberangan di SDN 3 Tukadmungga

Kapolda Bali selaku pimpinan apel memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kapolres Buleleng; beserta unsur Forkompinda atas terbentuknya Forum Sipandu Beradat (Sistem Pengamanan Lingkungan Terpadu Berbasis Desa Adat) mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan sampai dengan tingkat desa adat.

Kegiatan ini sangat sesuai dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Bali dalam penguatan kedudukan tugas dan fungsi lapangan desa adat di Bali melalui “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”, melalui pola pembangunan berencana menuju Bali era baru yang mengandung makna menjaga kesucian dan kehormatan alam Bali, serta isinya.

Baca juga :  Tunjang Belajar Daring, Bantuan Paket Data Internet Tetap Bergulir

“Sipandu Beradat merupakan sistem pengamanan berbasis adat yang mengintegrasikan semua komponen keamanan yang ada di desa adat meliputi pecalang, Linmas, satpam, unsur pemuda, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan lain-lain,” ucapnya.

Bantuan pengamanan desa adat (Beradat) ini bertugas untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban yang bersifat umum, melakukan pengawasan dan tindakan penertiban, melakukan patroli ke tempat-tempat yang berpotensi rawan keamanan dan ketertiban masyarakat, melakukan pengamanan terhadap instansi lembaga pemerintahan swasta yang ada di wilayah desa adat, serta melakukan pengamanan terhadap unit-unit usaha desa adat. (118)

Baca juga :  71 GEPENG ASAL KARANGASEM DICIDUK

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini