Difoto Bugil Lalu Disebar, Polres Karangasem Lidik Pelaku Pelecehan

picsart 11 04 07.14.41
Ilustrasi difoto bugil lalu disebarkan.

Amlapura, DENPOST.id

Dugaan pengancaman dan pelecehan menimpa seorang remaja perempuan (15 tahun), asal Kecamatan Manggis, Karangasem. Kasus ini mencuat, pascatersebarnya foto bugilya lewat pesan berantai Whatshap di sekolah korban.

Tak terima, orang tua korban langsung melaporkan kasus ini ke Mapolres Karangasem. Kanit IV Satuan Reserse Kriminal Polres Karangasem, Wira Graha Setiawan membenarkan laporan tersebut. “Hingga kini kami masih lidik,” ujarnya, dikonfirmasi, beberapa waktu lalu.

Baca juga :  Pemerintah Badung Apresiasi Dedikasi Tenaga Kesehatan

Dihimpun dari informasi di lapangan, kejadian bermula pada awal Oktober 2021, korban bersama dua temannya pergi ke sebuah hotel kosong di kawasan Padang Bai, Karangasem. Sesampai di lokasi, dua temannya lantas ingin membeli camilan dan korban lantas ditinggalkan seorang diri di bangunan hotel tersebut.

Tiba-tiba enam orang laki-laki datang menghampiri korban dan dengan membabi buta mendekati korban. Keenamnya memaksa korban untuk membuka celana untuk difoto. Keenamnya makin menjadi-jadi, setelah melecehkan korban malah memeras dengan meminta uang Rp500 ribu sebagai jaminan agar foto bugil korban tak disebarkan.

Baca juga :  Pelabuhan Padang Bai Tutup Loket, Penyeberangan ke NTB Dihentikan

Sekembali dua temannya memberi camilan, korban telah ditemukan menangis. Temannya langsung mengajak korban kembali ke rumah. Beberapa waktu berlalu, korban kembali dibuat syok dengan tersebarnya foto bugilnya yang sampai ke tangan salah satu guru di sekolahnya.

Korban pun langsung menghubungi orangtuanya untuk memberitahukan kejadian ini. Singkat cerita, keluarga keenam pelaku sempat mendatangi rumah korban untuk meminta maaf, namun orang tua korban tak terima dan melaporkan kasus ini ke Mapolres Karangasem.

Baca juga :  Polsek Padang Bai Sita Puluhan Kendaraan Tak Berdokumen Lengkap

Hingga, Kamis (4/10/2021), Satrekrim polres Karangasem masih terus melakukan pendalaman. Sementara korban mengalami tekanan psikologis dan sementara tinggal di Tabanan bersama sang ibu. (yun)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini