Penangangan Pascabanjir Bandang Cemara Landung Masih Dilakukan

pascabanjir 1
BERSIHKAN LUMPUR - Tim petugas bersama-sama warga membersihkan material lumpur. DENPOST.id/ist

Bangli, DENPOST.id

Penanganan pascabanjir bandang dan longsor yang menerjang wilayah Desa Terunyan, Kintamani, Bangli masih dilakukan tim gabungan TNI/Polri, BPBD bersama masyarakat setempat, Jumat (5/11/2021). Selain menerjunkan alat berat, petugas juga mengerahkan tenaga manual guna membersihkan material lumpur yang menimbun pekarangan rumah warga dan akses jalan tersebut.

Kadus Cemara Landung, I Nyoman Kastana, menuturkan, dampak hujan deras yang terjadi pada Selasa (2/11/2021) lalu telah menyebabkan dua titik bencana yang terjadi di wilayahnya. Yakni, di Subak Abian dan Subak Tanggun Titi, Dusun Cemara Landung, Desa Terunyan.  “Pembersihan material longsor sebenarnya sudah kita lakukan bersama masyarakat pascaterjadi bencana kemarin. Pembersihan material dilakukan secara manual dan dibantu alat berat dengan fokus utama adalah pembukaan akses jalan agar warga bisa melintas,” ungkapnya.

Baca juga :  Pasokan Terbatas, Harga Dua Komoditi Ini Melambung

Selanjutnya, saat ini pembersihan material longsor dilakukan secara manual pada rumah-rumah yang terdampak. “Sedangkan alat berat berfokus pada pembersihan material longsor di jalur air. Khususnya di saluran pembuangan air yang tertimbun material sisa longsor yang hanyut saat hujan deras,” bebernya.

Lanjut dia, pembersihan saluran pembuangan air dari Bukit Abang kini jadi prioritas untuk mengantisipasi terjadinya bencana serupa jika kembali terjadi hujan lebat supaya bisa dialirkan langsung ke Danau Batur. “Sampai saat ini, kami masih sangat waswas jika kembali turun hujan,” ungkap I Wayan Rawit salah satu keluarga korban yang rumahnya rusak terdampak terjangan material longsor.

Baca juga :  Tiga Tahanan Narkoba di Bangli Positif Covid-19

Untuk antisipasi, dirinya bersama keluarga terpaksa mengungsi. “Kebetulan saya ada rumah di balik bukit. Untuk sementara saya akan tinggal di sana dulu. Sekarang kami ke sini untuk bersih-bersih. Mumpung cuacanya terang,” katanya.

Sementara kegiatan pembersihan material longsor dipimpin Kabag Ops Polres Bangli, Kompol I Ketut Maret, didampingi Kapolsek Kintamani, AKP Benyamin Nikijuluw, serta didampingi Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli, I Ketut Agus Sutapa. “Hari kedua setelah banjir bandang, kami masih di jalur penanganan,” sambung Agus.

Baca juga :  Seorang Pedagang di Siladan Ditemukan Tewas

Selain upaya pembersihan material longsoran yang menghambat jalur air dengan alat berat, upaya pembersihan juga dilakukan dengan tenaga manual. “Upaya menahan material banjir bandang agar tidak masuk ke pemukiman warga selain membersihkan saluran air juga dengan membuat tanggul darurat dari karung pasir,” pungkasnya. (128)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini