Bendahara BUMDes Besan Ditetapkan Tersangka

bumdes 1
BUMDES - Kondisi kantor BUMDes Kertajaya, Desa Besan, Kecamatan Dawan, Klungkung.

Semarapura, DENPOST.id

Pihak Kejaksaan Negeri Klungkung ternyata diam-diam menyelidiki kasus dugaan penyelewengan dana pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kertha Jaya, Desa Besan, Kecamatan Dawan. Bahkan, setelah melakukan penyelidikan sejak tanggal 20 September 2021, Kejari Klungkung telah menetapkan satu tersangka berinisial I Komang N.

Tersangka diketahui sebagai Bendahara BUMDes. Ia diduga melakukan penyelewengan dana BUMDes dengan cara membuat kredit fiktif simpan pinjam. Termasuk tidak menyetorkan dana pembayaran pinjaman yang dititipkan oleh debitur kepada dirinya dan tidak menyetorkan uang hasil Usaha Toko BUMDes Kertha Jaya.

Baca juga :  Puluhan Lontar dari Nusa Penida Dikonservasi

“Dari hasil penyelidikan kami, uang tersebut malah dipergunakan untuk kepentingan pribadi tersangka,” ungkap Kajari Klungkung, Shirley Manutede, Jumat (5/11/2021). Menurut Shirley, kasus tersebut terungkap bermula dari adanya laporan masyarakat yang melaporkan adanya dugaan penyelewengan dana BUMDes di Desa Besan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak kejaksaan kemudian turun melakukan penyelidikan tanggal 20 September 2021. Dari penyelidikan yang dilakukan, pihak kejaksaan selanjutnya melakukan permintaan keterangan terhadap lebih kurang 15 orang.

Baca juga :  Tak Lapor Diri, Puluhan Duktang Diciduk

“Dari pemeriksaan, hasilnya telah ditemukannya bukti permulaan yang cukup adanya perbuatan tindak pidana sehingga  proses penanganan perkara ini telah ditingkatkan ke tahap penyidikan pada tanggal 29 Oktober 2021,” kata Shirley.

Setelah di tingkatkan ke penyidikan, pihak kejaksaan langsung menetapkan bendahara BUMDes, I Komang N sebagai tersangka. Namun dalam kasus ini, tersangka belum ditahan dengan alasan pihak kejaksaan masih melakukan pengembangan. “Kami masih melakukan pengembangan. Tapi tidak tertutup kemungkinan ada potensi tersangka lain dalam kasus ini,” ungkapnya.

Baca juga :  Naikkan Sumber Mata Air Segening, Klungkung Siapkan Anggaran Rp 1,4 Miliar

Shirley mengatakan, tersangka diduga melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 3 Jo. Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana dirubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. Terlebih dalam kasus ini, tersangka diduga merugikan keuangan negara dalam hal ini BUMDes Kertha Jaya Desa Besan sekitar Rp 650 juta. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini