Cairkan Stimulus UMKM Tahap Satu, Giri Prasta : Badung Harus “Go and Grow Together”

picsart 11 07 05.13.10
STIMULUS UMKM - Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta, didampingi Ketua DPRD Putu Parwata, dan Sekda Wayan Adi Arnawa, saat menyerahkan bantuan stimulus UMKM kepada para pelaku UMKM di enam kecamatan di Kabupaten Badung.

Kuta, DENPOST.id

Pemerintah Kabupaten Badung sepakat mengoptimalkan peran Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD Tahun 2021, guna menjaga momentum percepatan pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19, yakni dengan memberikan stimulus sebesar Rp2 juta kepada para pelaku UMKM yang belum pernah tersentuh Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dari pemerintah pusat atau tidak sedang menerima KUR dari perbankan.

Realisasi pencairan dana stimulus UMKM Badung untuk tahap satu dipimpin Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta, bersama Ketua DPRD Badung, Putu Parwata, dan Sekda Wayan Adi Arnawa.

Hari pertama, Sabtu (6/11/2021), menyasar wilayah Kuta Utara, Kuta dan Kuta Selatan. Kegiatan ini juga dihadiri Anggota DPRD Badung, Made Suryananda, Gusti Anom Gumanti, kepala OPD terkait, Kepala BPD Mangupura, Camat Kuta Utara, Camat Kuta, dan Camat Kuta Selatan.

Selanjutnya hari kedua, Minggu (7/11/2021), menyasar Kecamatan Mengwi, Abiansemal dan Petang. Kali ini dihadiri Anggota DPRD Badung, I Nyoman Satria, I Made Yudana, Komang Tri Ani, I Made Ponda Wirawan, Putu Alit Yandinata, I Nyoman Gede Wiradana, Ni Luh Putu Sekarini, Ni Luh Kadek Suastiari, IGA Inda Trimafo Yuda, Gusti Lanang Umbara, I Nyoman Suka, kepala OPD terkait, Kepala BPD Mangupura, Camat Mengwi, Camat Abiansemal, dan Camat Petang.

Baca juga :  Kecanduan ‘’Mushroom’’,  Bule Belarusia Kerap Bikin Gaduh 

Bupati Giri Prasta menginformasikan bagi masyarakat pelaku UMKM yang tercecer dalam program bantuan stimulus UMKM tahap satu bisa mendaftarkan diri ke pihak desa/kelurahan, kantor camat atau melapor langsung ke Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Badung. “Semua pelaku UMKM yang mendapat bantuan dana stimulus dari Kabupaten Badung, sudah melalui proses screening data terlebih dahulu untuk menghindari double anggaran. Karena yang sudah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat tidak boleh diberikan lagi. Kedua, ada juga ketentuan dari Kementerian Koperasi dan UKM pasal 4 ayat B bagi pelaku UKM yang sudah mendapatkan KUR juga tidak boleh diberikan lagi bantuan. Sehingga betul-betul kami ingin menunjukkan implementasi Pancasila sila ke 5 keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, artinya semua insan sama dapat dan sama rasa,” ucapnya.

Baca juga :  Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Denpasar 95,70 Persen

Di samping itu, Bupati Giri Prasta memberikan atensi khusus dalam mengawasi dan mengawal pelaksanaan program tersebut, agar jangan sampai kebijakan politik anggaran yang diambil Pemkab Badung melanggar hukum. Pihaknya juga menegaskan penyaluran bantuan stimulus bagi pelaku UMKM dilakukan sampai tuntas sesuai arahan Pemerintah Pusat melalui kebijakan refocusing dan realokasi anggaran. “Kami ingin menjadikan Badung sebagai role model. Untuk itu kami selalu taat asas, regulasi, peraturan perundangan-undangan yang ada. Selain itu, kita harus konsisten pada penanganan dampak pandemi Covid-19, baik dari sisi kesehatan, sosial maupun ekonomi. Badung harus “go and grow together, bangkit dan tumbuh bersama” tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Badung, Made Widiana melaporkan penyerahan bantuan UMKM memiliki tujuan agar para pelaku UMKM tetap bisa bertahan dan dapat melaksanakan aktivitas usahanya pada masa pandemi ini, dan juga dalam rangka pemulihan ekonomi akibat dampak Covid-19. Di mana, dasar pelaksanaannya mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2021 tentang penyediaan dan percepatan penyaluran bantuan sosial dan atau jaring pengaman sosial yang bersumber dari anggaran dan belanja daerah, serta Keputusan Bupati Badung Nomor 47/046/Hk/2021 tentang penetapan penerima bantuan bagi pelaku UMKM di Kabupaten Badung tahun 2021. ”Untuk menghidari duplikasi penerimaan bantuan, tetap dilaksanakan cleansing data oleh Dinas Komunikasi Dan Informatika dan divalidasi lagi oleh perangkat desa/kelurahan. Sementara bagi pelaku UMKM yang masih tercecer dan belum pernah mendapatkan bantuan, kami akan lakukan proses pendataan lanjutan dan data itu akan tetap melalui proses cleansing dan berapapun hasilnya nanti akan diserahkan pada tahap ke dua,” jelasnya.

Baca juga :  Relawan Peduli Mangrove Kewalahan Karena Ini

Sebagai informasi data jumlah total penerima bantuan stimulus UMKM di Kabupaten Badung sebanyak 8832. Dengan rincian sebagai berikut Kecamatan Petang sebanyak 239, Kecamatan Mengwi (2.078), Kecamatan Abiansemal (2.590), Kecamatan Kuta Utara (859), Kecamatan Kuta (1.244), dan Kecamatan Kuta Selatan (1.822). (a/113)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini