Warga Desa Belandingan Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Nangka

picsart 11 08 07.14.20
IDENTIFIKASI - Polisi lakukan identifikasi di TKP gantung diri.

Bangli, DENPOST.id

I Made Mudiara (45), warga Desa Belandingan, Kintamani, Bangli, ditemukan tewas di sebuah pohon nangka yang berada di pinggir jalan setapak tepatnya di tegalan menuju pondokan korban di Banjar Penyalin, Desa Belandingan, Minggu (7/11/2021) malam.

Diduga motif korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan tali plastik, lantaran tekanan ekonomi.

Kapolsek Kintamani, AKP Benyamin Nikijuluw, didampingi Kasi Humas Polres Bangli, Iptu Wayan Sarta saat dikonfirmasi, Senin (8/11/2021) membenarkan adanya laporan kasus bunuh diri tersebut. Disampaikanny, peristiwa naas itu diketahui terjadi pada Minggu malam sekitar pukul 19.00 Wita, dan dilaporkan ke Polsek Kintamani pukul 22.00 Wita.

“Kronologis kejadian, bermula pada pagi hari sekira pukul 07.00 Wita, korban pergi ke tegalan seperti biasanya. Namun sampai sore hari hingga pukul 18.00 Wita, korban tidak ada kembali ke rumah,” ungkap AKP Beny.

Baca juga :  Seorang Satpam Tebas Karyawan Perusahaan Pengelola Ikan

Karena khawatir, saksi istri korban bernama Ni Penter (38) bersama anaknya I Wayan Kukuh (20), selanjutnya berupaya mencari keberadaan korban di tempat biasa korban di kebun. Namun betapa terkejutnya saksi, pada saat sampai di dekat pondokan, justru melihat suaminya Made Mudiarta ditemukan telah gantung diri di pinggir jalan setapak pada pohon nangka. Melihat hal tersebut, saksi pun langsung histeris dan berteriak meminta pertolongan warga sekitar. “Saat itu, jenasah korban langsung diturunkan oleh pihak keluarga,” sebutnya.

Baca juga :  Kebun Raya Gianyar Diresmikan Secara Virtual

Tindak lanjut dari itu, Polsek Kintamani bersama tim medis dari Puskesmas Kintamani V langsung melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi dan pemeriksaan medis. “Hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan lainnya. Saat ditemukan mayat sudah kaku,” ujarnya.

Hasil pemeriksaan medis lain, lanjut AKP Beny, hanya menemukan tanda-tanda umum orang gantung diri. Seperti luka bekas jeratan pada leher (bawah dagu) korban diduga akibat jeratan tali plastik yang dipergunakan korban untuk gantung diri, ditemukan lebam mayat pada tangan dan kaki, ditemukan cairan mani/kencing pada celana dalam korban dan anus korban keluar kotoran.

Baca juga :  PPKM Darurat di Bangli, Pengendara Berwisata Diminta Putar Balik

“Dari lokasi kejadian, kita juga mengamankan barang bukti berupa tali plastik warna biru dengan panjang sekitar 3 meter yang digunakan korban gantung diri. Sementara sesuai keterangan saksi-saksi, motif korban nekat mengakhiri hidupnya akibat depresi lantaran tekanan ekonomi,” bebernya. (128)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini