Derita Sakit Asam Lambung, Petani Nekat Gantung Diri

picsart 11 11 03.36.26
GANTUNG DIRI - Kasus gantung diri terjadi di kebun coklat di Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo, yang dilakukan seorang petani karena sakit asam lambung.

Negara, DENPOST.id

Suasana Galungan masih terasa, namun suasana duka menyelimuti keluarga petani I Nengah Suwendra (59) dari Banjar Pangkung Apit, Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo.
Korban ditemukan gantung diri oleh istrinya Nengah Nambrug (57), Kamis (11/11/2021) pagi di kebun coklat belakang rumah korban.

Dari informasi pada, Rabu (10/11/2021) malam korban mengeluh sakit kepala dan terasa pusing. Kemudian istri korban Nengah Nambrug hendak merujuk ke rumah sakit, namun korban tidak mau.
Korban sudah menderita sakit typus dan asam lambung selama 18 tahun.

Baca juga :  Puspa Aman Diharapkan Jaga Ketahanan Pangan

Kemudian sekira pukul 21.00 Wita, korban tidur di kamar terpisah dengan istrinya.
Pada, Kamis (11/11/2021) saat Nengah Nambrug hendak membuang sampah di belakang rumahnya kemudian dia melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di kebun di pohon coklat/kakau dengan menggunakan tali plastik warna hijau.

Melihat suaminya dalam kondisi lemas, Nengah Nambrug meminta bantuan warga sekitar mengecek keadaan korban. Setelah dilakukan pengecekan oleh saksi II atau Wayan Suarbawa bahwa korban sudah dalam keadaan meninggal dunia, kemudian dia menghubungi kelihan dinas banjar setempat, Putu Kamar Merta Danta.

Baca juga :  Maknai Galungan dan Kuningan di Masa Pandemi, Ketua Dewan Ajak Perteguh Swadharma Umat

Setelah kelihan dinas tiba di TKP kemudian diadakan rembug keluarga. Dari kesepakatan pihak keluarga, jenasah diturunkan dengan cara melonggarkan simpul tali yang mengikat leher korban.
Kemudian kelihan dinas menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Pergung kemudian melaporkan ke Polsek Mendoyo.

Kapolsek Mendoyo Kompol I Made Karsa dikonfirmasi membenarkan kejadian gantung diri tersebut. Atas peristiwa tersebut, pihak keluarga tidak dilakukan autopsi dan menganggap peristiwa tersebut sebagai musibah. (120)

Baca juga :  Hari Kedua, Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian Sadra

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini