Antisipasi Hujan, Tim Respon Cepat Sumerta Kelod Rompes Pohon

picsart 11 14 11.41.45
ROMPES POHON - Tim Respon Cepat Desa Sumerta Kelod, Denpasar Timur (Dentim) melakukan perompesan pohon di Gang III, Jl. Nusa Indah Denpasar.

Sumerta Kelod, DENPOST.id

Mengantisipasi pohon tumbang di musim hujan, tim Respon Cepat Desa Sumerta Kelod, Denpasar Timur melakukan perompesan pohon di Gang III, Jl. Nusa Indah Denpasar.

Perbekel Desa Sumerta Kelod, I Gusti Ketut Anom Suardana, Minggu (14/11/2021), mengatakan perompesan pohon perindang untuk mengantisispasi pohon tumbang yang membahayakan masyarakat maupun pengendara motor di wilayah desa tersebut. Terlebih saat ini memasuki musim hujan, sehingga pohon perindang yang ada di jalan maupun gang bebannya bertambah saat hujan dan rentan pohon tumbang dan dahan patah.

Baca juga :  Dua Pelanggar Prokes Tolak Uji Cepat Antigen

”Kami berharap perompesan dahan pohon perindang ini dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan serta masyarakat lain,” kata Anom Suardana.

Anom Suardana mengimbau masyarakat yang memiliki pohon tinggi atau rimbun, baik berada di pekarangan rumah atau menjulur ke jalan segera dirompes (dipotong) dahannya agar tidak membahayakan orang lain dan pengguna jalan. ”Kami minta masyarakat berhati-hati saat hujan turun, terutama pengendara motor dan pejalan kaki menghindari pohon rimbun dan tinggi untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan,” ujarnya.

Baca juga :  Petugas Masih Lakukan Penyekatan Pemudik

Di tempat terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kota Denpasar, IB Joni Ariwibawa mengatakan menghadapi cuaca ekstrim disertai hujan deras dan angin kencang masyarakat diminta waspada dan hati-hati saat bepergian guna menghindari korban jiwa.

Karena cuaca ekstrim dengan curah hujan tinggi berlangsung dari November 2021 hingga Februari 2022. Menghadapi cuaca ekstrim ini, BPBD menyiagakan petugas siap tempur dari pagi sampai malam untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang kena musibah. ”Kami menyiagakan empat pos, ambulans dan PMI menangani bencana, seperti banjir, pohon tumbang, mengevakuasi warga kecelakaan, mengevakuasi rumah warga terendam banjir dan kemasukan binatang reptil,’’ kata Joni Ariwibawa. (103)

Baca juga :  Soal Penerapan Tatanan Hidup Baru, Wandira : Peran Adat Signifikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini