Polisi Belum Simpulkan Penyebab Kebakaran Pasar Kidul

picsart 11 14 05.18.44
PASAR KIDUL - Kondisi Pasar Kidul lantai II bagian utara pascakebakaran.

Bangli, DENPOST.id

Belum hilang trauma akibat musibah kebakaran dua tahun lalu, kini Pasar Kidul kembali diamuk api. Kendati kuantitas kebakaran tak sebesar sebelumnya, namun kejadian Jumat (12/11/2021) itu pun tetap memberikan rasa khawatir terutama bagi para pedagang terlebih di tengah situasi ekonomi seperti sekarang ini.

Hal ini, menjadi atensi dari Pemerintah Kabupaten Bangli, mengingat Pasar Kidul seperti “langganan” mengalami kebakaran. Karenanya ke depan ada rencana membongkar bangunan terutama pada sayap atau sisi utara, sebagai letak kebakaran tempo hari.

Pascakebakaran, aktivitas Pasar Kidul sudah berjalan normal kembali. Bahkan para korban yang lapaknya terdampak kebakaran, khususnya yang berada di selasar bagian utara lantai II juga sudah berjualan kembali. Hanya saja untuk sementara tempatnya dipindahkan ke selasar bagian selatan. Tindak lanjut itu, sesuai hasil rapat yang dipimpin Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta bersama OPD terkait yang turut dihadiri Wabup Wayan Diar, hingga PHDI Bangli di Pendopo Rumah Jabatan Bupati, Sabtu (13/11/2021), telah memutuskan dalam jangka pendek akan dilakukan pembongkaran pada selasar atau blok bagian utara lantai II tersebut.

Kepala Pasar Kidul, Dewa Agung Oka saat dikonfirmasi, Minggu (14/11/2021), membenarkan adanya rencana pembongkaran tersebut. Pihaknya juga mengakui salah satu latar belakang pembongkaran selasar bagian utara yang menjadi sumber titik api kebakaran tersebut, karena ada unsur niskalanya. “Sesuai hasil rapat yang saya dengar dan ikuti, bahwa kronologis kebakaran sebelumnya juga sumbernya dari blok utara. Mengingat, sebelumnya di bagian utara akses jalan kan agak lebar dan sekarang menjadi sempit. Setiap ada ngerebeg dan sebagainya, sasuhunan dari Banjar Pule kan melewati akses jalan itu. Itu juga sebagai pertimbangan. Selain itu, untuk mengatasi kekroditan arus lalin yang kerap terjadi di pasar,” bebernya.

Baca juga :  Bupati Bangli Resmikan Dua Jembatan

Disampaikannua, kapasitas di selasar utara yang merupakan lokasi terbakar mampu menampung sebanyak 90 pedagang dari total daya tampung Pasar Kidul Bangli sebanyak 887 pedagang. Sedangkan untuk yang terdampak, yang ada di dalam garis polisi sebenarnya sebanyak 24 dan yang kena dampak langsung kebakaran hanya sembilan pedagang. Mereka saat ini masih berjualan.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bangli, Wayan Gunawan menegaskan pihaknya kini masih berupaya menindaklanjuti hasil keputusan rapat bersama Bupati Bangli.
Keputusan pembongkaran selasar lantai II bagian utara dilakukan karena hanya itu salah satu yang bisa dilakukan dalam rangka mengoptimalkan kegiatan pasar.

Baca juga :  PHDI Bangli Keluarkan SE Terkait ‘’Pelinggih’’ Berkloset 

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan menyebutkan hingga saat ini tim anggotanya masih melakukan pendalaman dari hasil olah TKP. “Penyebab kebakarannya belum bisa kami simpulkan. Masih didalami tim olah TKP,” terangnya. (128)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini