Maling di Desa Tiga, Bangli Ternyata Residivis

pura pura 1
TERSANGKA - Polsek Susut, Bangli memperlihatkan tersangka beserta barang bukti pencurian warung di Susut.

Bangli, DENPOST.id

Jajaran Unit Reskim Polsek Susut, Bangli, akhirnya berhasil mengungkap kasus pencurian yang terjadi di sebuah warung di Banjar/Desa Tiga, dengan modus pura-pura berteduh dan berbelanja pada Kamis (4/11/2021) siang lalu. Kurang dari dua pekan, Tim Opsnal Polsek Susut berhasil mengendus dan meringkus pelaku di pinggir Jalan By-Pass Ida Bagus Mantra, wilayah Desa Keramas, Blahbatuh, Gianyar, Minggu (14/11/2021).

Pelaku diketahui bernama I Komang Budiana alias Buntilan (25) dengan alamat Banjar Timbul, Desa Pupuan, Tegalalang, Gianyar. Pelaku ternyata seorang residivis karena sebelumnya mencuri uang di wilayah Kedewatan.

Baca juga :  Rolling Door Dirusak, Maling Gasak Isi Warung Dagang Laklak

Kapolsek Susut, AKP I Dewa Satria Yoga, mengatakan, awalnya tersangka bermaksud akan menengok anak kandungnya di rumah mantan istri pertama di Banjar Selat Kaja Kauh, Desa Selat, Susut. “Karena tidak jadi dan terlanjur jalan ke arah timur maka saat hendak akan pulang melalui arah Kayuambua tiba-tiba hujan, sehingga berhenti di TKP warung milik I Nyoman Sutama,” kata Satria Yoga didampingi Kasi Humas Polres Bangli, Iptu I Wayan Sarta dalam keterangan pers Senin (15/11/2021).

Sesampainya di sana, lanjut Satria,  pelaku menawar mantel dan sempat membeli kopi serta menyuruh penjaga warung untuk memindahkan sepeda motor milik pelaku dengan alasan sedang ngumpet agar tak diketahui pacar.  “Dan, saat penjaga warung meninggalkan warung untuk memindahkan motornya, saat itulah yang bersangkutan beraksi menggunakan kesempatan untuk mengambil uang pada tas di lemari yang ada di kamar dalam warung tersebut,” beber Satria Yoga.

Baca juga :  Antisipasi Penimbunan Obat, Satgas Gakum Sisir Apotek dan RS

 

Uang tunai yang berhasil diambil mencapai Rp 16.500.000 yang rencananya digunakan korban bayar daging. Selang 10 menit kemudian, pelaku meninggalkan warung dan kabur. “Dari pengakuan pelaku, uang hasil curian digunakan main judi dan untuk keperluan makan sendiri serta sempat dibelikan tas selempang warna hitam,” sebutnya.

Dikatakan Satria Yoga, keterangan pelaku masih didalami, apakah ada TKP lain atau tidak. “Dari keterangan sementara dia saat kejadian tidak berencana hanya spontanitas melihat ada kesempatan, karena tekanan ekonomi,”pungkasnya. (128)

Baca juga :  Objek Wisata Ditutup Sementara, Masyarakat Diminta Tak Nekat Datang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini