WHO Jadikan Bali Percontohan Pengendalian Covid-19

who 1
EVALUASI CHSE - Evaluasi CHSE yang berlangsung di kawasan Nusa Dua. DENPOST.id/ist

Nusa Dua, DENPOST.id

Representative WHO Indonesia,  Mustofa Kamal, mengatakan, pihaknya akan terus mendukung segala kegiatan dan upaya dalam memitigasi Covid-19 terutama untuk program “Bali Bangkit”. “Bali kami jadikan sebagai percontohan dengan pengendalian Covid-19 yang baik di mana Bali sudah mampu mencapai indikator yang baik dari sisi surveilans epidemiologi serta program vaksinasi dalam upaya pemulihan ekonomi. Program CAT ini telah sampai informasinya ke WHO regional dan kami akan mempromosikan secara lebih luas bahwa Bali aman untuk dikunjungi dengan sistem pengendalian Covid-19 yang baik,” terangnya di sela-sela Evaluasi internal yang dilakukan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) bekerjasama dengan One Health Collaboration Center (OHCC) Udayana terhadap Cleanliness, Health, Safety dan Environment Sustainability (CHSE) di kawasan Nusa Dua.

Baca juga :  LPM Legian Tagih Janji DLHK Badung

Koordinator Kajian Pusat OHCC Udayana, Ni Nyoman Sri Budayanti, berharap pogram ini dapat menjadi suatu ikatan antara pariwisata dan kesehatan dalam memitigasi Covid-19. “Program ini agar dapat memberikan nilai tambah bagi hotel dan siap untuk menyambut pembukaan pariwisata Bali,” harapnya.

Sementara itu Managing Director The Nusa Dua, I Gusti Ngurah Ardita, mengatakan, CHSE Internal Evaluation dan CAT Inauguration tersebut menjadi spesial karena dilaksanakan bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional dan Ulang Tahun ITDC ke-48. Selain itu, kegiatan ini juga bagian dari program CAT yang merupakan kolaborasi pihaknya dengan OHCC Udayana dalam upaya memitigasi penyebaran COVID-19 di Kawasan The Nusa Dua. “Kami berharap hal-hal yang sudah didapatkan dalam program CAT ini dapat diimplementasikan di hotel masing-masing sehingga upaya mitigasi yang telah kita lakukan ini dapat menumbuhkan kepercayaan bagi wisatawan yang akan beraktivitas di The Nusa Dua. Program CAT terbagi dalam 3 tahapan yang berlangsung selama satu bulan dan wajib diikuti oleh seluruh anggota CAT,” ujarnya, Senin (15/11/2021).

Adapun tahap pertama adalah pelatihan dari trainer OHCC Udayana yang meliputi pelatihan modul CAT, pengetahuan dan pemahaman tentang COVID-19, serta pelatihan evaluasi CHSE. Tahap kedua, adalah site visit oleh trainer OHCC Udayana ke masing-masing hotel peserta program untuk melakukan pendampingan pelaksanaan kegiatan, monitoring kegiatan CAT serta memantau pelaksanaan penerapan konsep CHSE. Sedangkan tahap ketiga adalah evaluasi kegiatan CAT serta pelantikan tim.

Baca juga :  Diduga Serangan Jantung, Ida Bagus Sunarta Meninggal

Evaluasi CHSE dan pelantikan ini merupakan rangkaian dari program CAT yang telah dilaksanakan sebelumnya meliputi pembentukanCAT, pelatihan, serta pendampingan pelaksanaan kegiatan di masingmasing hotel peserta program CAT. Program CAT sendiri merupakan inovasi baru dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 di lingkungan hotel melalui penyediaan panduan dan tata laksana pencegahan Covid-19 yang mudah diaplikasikan dan diterapkan di lingkungan hotel.

Lima hotel di The Nusa Dua yang mengikuti program CAT adalah Nusa Dua Beach Hotel and Spa Bali, The Westin Resort Nusa Dua Bali, GrandHyatt Bali, MercureNusa Dua, dan Courtyard by Marriot Bali Nusa Dua Resort.  (sugiadnyana)

Baca juga :  Sebelum Membunuh, Dek Ping Sempat Tertawa Bersama Istri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini