Sidak Proyek, Wabup Kasta Ingatkan Rekanan Tak Manfaatkan Pasir Laut

cek proyek 1
SIDAK - Wakil Bupati Klungkung, Made Kasta mengecek pekerjaan penataan perbatasan Klungkung-Karangasem yang berada di Pantai Belatung Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Senin (15/11/2021).

Semarapura, DENPOST.id

Menjelang akhir tahun, Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Klungkung, I Made Jati dan Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Nyoman Sidang, turun sidak ke proyek fisik di wilayah Klungkung daratan, Senin (15/11/2021). Dari hasil sidak yang dilakukan, Kasta meminta agar pihak rekanan menyelesaikan proyek tepat waktu dengan kualitas pekerjaan yang baik.

Tak hanya itu, Kasta mewanti-wanti agar rekanan tidak memanfaatkan pasir di pantai, agar tidak berurusan dengan permasalahan hukum. Hal ini ditekankan Kasta ketika mengecek  pekerjaan penataan perbatasan Klungkung-Karangasem yang berada di Pantai Belatung Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan. Saat itu, Kasta melihat  alat berat sedang bekerja untuk merapikan pasir di pesisir pantai.

Baca juga :  Kodim 1610 Klungkung Gelar Donor Plasma Konvalesen

“Konsultan pengawas dan PPK (pejabat pembuat komitmen) harus sering-sering turun ke pengerjaan penataan perbatasan ini. Pengawasan harus lebih efektif lagi, karena ini pengerjaanya di pesisir. Jangan sampai pasir pantai digunakan, nanti bisa terjerat masalah hukum,” tegasnya.

Menurut Konsultan Proyek dari CV Jaya Desain, Komang Kasta Mulia Jaya, poyek senilai Rp 1,7 miliar ini realisasinya telah mencapai 44,79% dari target yakni 41,79%. “Memang sempat ada kendala dengan pasir pantai yang selalu bergerak, namun hal itu bisa diatasi,” ungkap Komang Kasta.

Baca juga :  Klungkung Tambah 9 Orang Positif Covid-19

Rombongan Wabup Kasta juga mengecek  proyek rehabilitasi ruang kelas SDN 1 Akah di Kecamatan Klungkung senilai Rp 285 juta yang telah terealisasi 92,63%. Kasta juga menyidak sejumlah proyek yang telah rampung 100% seperti proyek rehabilitasi peningkatan jaringan irigasi D. I Takmung – Lepang senilai Rp 1,2 miliar, pembangunan ruang perpustakaan SDN 1 Banjarangkan senilai Rp 154,921,111.  Termasuk pembangunan Balai Subak Pegatepan Desa Gelgel senilai Rp 186,224,962. “Saya berharap, proyek yang masih berjalan dapat dikerjakan tepat waktu dan selesai sesuai dengan kualitas yang diinginkan, bukan asal-asalan,” tegasnya. (119)

Baca juga :  Undiksha Edukasi Covid-19 dan Prokes ke Perajin Uang Kepeng Taksu Agung

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini