Bapenda Provinsi Panggil Kepala Samsat, Bahas Capaian Target Jelang Tutup Tahun 2021

bapenda 1
Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bali, Made Santha

Sumerta, DENPOST.id

Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bali, Made Santha, memanggil Kepala Unit Pendapatan Daerah seluruh kabupaten/kota se-Bali, Selasa (15/11/2021) di kantornya, Sumerta, Denpasar. Pertemuan tertutup itu membahas capaian pendapatan daerah serta memberi masukan kepada daerah untuk melakukan motivasi menggenjot pendapatan agar target tahun 2021 tercapai.

“Temanya mengevaluasi pendapatan yang sedang bergerak, kemudian antisipasi sebulan ke depan sampai Desember 2021 dan persiapan 2022,” terangnya yang diwawancarai Selasa siang.

Baca juga :  Idul Fitri di Tengah Pandemi Corona, Pimpinan Ormas Sampaikan Seruan

Dari sembilan kabupaten/kota, dia hanya menyebut lima daerah dengan capaian pendapatan relatif baik atau mendekati target di tengah pandemi Covid-19. Yakni Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan dan Buleleng.

Perbaikan pendapatan daerah, kata dia, mulai terasa sejak dua pekan terakhir seiring PPKM Bali memasuki level dua. Kondisi itu membuat aktivitas ekonomi bergerak, sehingga mampu membayar kewajiban.

Menurutnya, pemulihan akan berlangsung secara bertahap. Dikaitkan dengan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor, menurutnya mang belum pulih optimal karena PPKM Level dua baru dua pekan. “Sebelumnya masyarakat banyak mengalami pemutusan hubungan kerja, sekarang sudah mulai bertahap mereka bekerja. Mulai mendapat pendapatan, walaupun belum penuh,” katanya.

Baca juga :  Tawa Tentara Bakar BH

Dia meyakini masyarakat Bali juga berupaya bisa memenuhi kewajiban membayar pajak di tengah situasi sulit ini. Sejalan dengan itu, lanjutnya, Pemprov Bali juga memberi kemudahan bagi masyarakat.

Pemberian diskon pajak, pemutihan terhadap denda dan pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) 2. “Jadi ini kebijakan yang saya kira prorakyat, perekonomian masyarakat pulih perlahan, jadi selaras,” terangnya.

Dia berharap kebijakan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, dan dia berdoa agar tidak terjadi lagi lonjakan kasus Covid-19 yang mengganggu kestabilan perekonomian.

Baca juga :  Pemerkosa Anak Mantan Majikan Diciduk di Banyuwangi

Seorang wajib pajak, Jero Nuansa, menyebut dirinya berusaha taat membayar pajak di tengah situasi sulit. Hal ini diharapkan dapat mendukung pemerintah untuk menuju Bali yang lebih baik. (106)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini