Korpri Peduli Berbagi Sembako Kepada Warga Kurang Mampu

picsart 11 16 08.14.21
BANTUAN SEMBAKO - Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, saat menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat di Banjar Saren dan Banjar Bunteh, Desa Kerta, Payangan, Gianyar, Selasa (16/11/2021)

Gianyar, DENPOST.id

Dalam rangka memperingati HUT ke-50 Korpri, dilaksanakan pemberian bantuan sembako kepada masyarakat di Banjar Saren dan Banjar Bunteh, Desa Kerta, Kecamatan Payangan, Gianyar, Selasa (16/11/2021). Bantuan tersebut, diserahkan Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, didampingi Dewan Perwakilan Rakyat Dapil Payangan, I Nyoman Kandel; Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar, Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra; Asisten Administrasi Umum Ngakan Putu Darma Jati, Kadis Sosial Anak Agung Putri Ari; Kadis PMPTSP Dewa Gede Alit Mudiarta; Kadis Perkim Gusti Ngurah Suwastika, serta Camat Payangan, I Wayan Widana.

Ketua Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Gianyar, I Wayan Wirasa mengatakan bantuan sembako berupa beras sebanyak 3 ton merupakan bantuan CSR dari Bank Indonesia (BI), yang menyasar keluarga kurang mampu dan yang mengalami dampak dari pandemi Covid-19. “Bantuan sembako ini merupakan CSR dari Bank Indonesia, yang diberikan kepada masyarakat kurang mampu maupun yang mengalami dampak pandemi Covid-19,” kata Wirasa.

Baca juga :  Cegah Kekerasan Terhadap Anak, Guru Harus Wujudkan Sekolah Ramah Anak

Adapun bantuan yang diberikan kepada masyarakat kurang mampu sebanyak 112 KK kurang mampu di Banjar Saren, dan Banjar Bunteh, yang disalurkan secara door to door dengan mendatangi langsung rumah masyarakat. “Bantuan dibagikan secara door to door langsung di tengah-tengah masyarakat sembari menyapa masyarakat,” kata Wirasa.

Sementara Bupati Gianyar, Made Mahayastra mengatakan pemberian bantuan secara door to door karena ingin menyapa masyarakat secara langsung. Pandemi Covid-19 terjadi saat pihaknya sedang menggencarkan pembangunan di Kabupaten Gianyar. Bupati Mahayastra menyatakan syukur pembangunan tetap bisa dilaksanakan, dengan menggunakan bantuan dana PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) yang diberikan kepada daerah yang berpretasi, serta pendapatan APBD yang baik. “Kalau tidak bagus tidak mungkin kita bisa memperoleh bantuan PEN, tidak sampai 40 kabupaten yang mendapat dana PEN, serta yang pertama dan paling banyak adalah Kabupaten Gianyar,” ujar Bupati Mahayastra.

Baca juga :  OTG Meninggal Dunia Ditempat Karantina

Dana PEN tersebut, dipergunakan Pemerintah Kabupaten Gianyar untuk membangun dua rumah sakit, membangun sekolah, membangun pasar, membangun jembatan, membangun jalan-jalan, serta infrastruktur yang bersifat padat karya guna memutar roda perekonomian yang sudah dirancang bersama DPRD Gianyar.

Selain infrastruktur padat karya guna memutar perekonomian, Pemkab Gianyar beberapa kali memberikan bantuan sembako semenjak pandemi berlangsung. “Untuk kali ini, saya berikan bantuan di duabanjar di Desa Kerta, serta akan dilanjutkan ke banjar yang lainnya. Saya akan berusaha mengumpulkan untuk warga yang lainnya,” ujar Bupati Mahayastra. (c/116)

Baca juga :  Vaksinasi Bagi Ibu Hamil dan Nakes Dilakukan di Tampaksiring dan Ubud

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini