Covid-19 di Bali Konsisten Turun, Luhut Ingatkan Penerapan Prokes Saat Nataru

konsisten 1
Grafik capaian vaksinasi di Bali

Sumerta, DENPOST.id

Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) di wilayah Provinsi Bali mengikuti rapat secara daring bersama Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, Selasa (15/11/2021). Dalam paparannya, Menko Luhut menjabarkan kondisi tambahan Covid-19 sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Bali. Dari grafik yang diterangkan, kasus di Bali secara konsisten turun pada dua pekan terakhir.

Dari data yang dijabarkan, pada 15 November 2021 di wilayah Jawa dan Bali bertambah 141 kasus. Dibanding periode 15 Juli 2021, penurunan kasus saat ini hingga 99,7 persen.

Kepala Kesehatan Kodam IX/ Udayana, Kolonel CKM dr. I Made Mardika yang turut hadir dalam rapat itu juga menerangkan bahwa di Bali kasus aktif menurun drastis, meski ada daerah yang kasusnya naik. “Bukan kasus naik, tapi angka vaksinasinya lambat. Itu di Gianyar dan Buleleng,” terangnya, Rabu (16/11/2021) lewat daring. Naik turun tambahan Covid-19 itu menurutnya dinamika, yang dijadikan landasan evaluasi penanganan Covid-19.

Dari data itu, dia menilai bahwa Bali kurang tepat disebut mengalami peningkatan kasus. “Ini data terbaru kemarin. Mana ada kenaikan kasus. Hanya naik di dua daerah, tujuh lain kan turun. Tetap waspada aja, terutama jelang Nataru karena akan ada lonjakan mobilitas ke Bali,” ujarnya.

Baca juga :  Massa Unjuk Rasa Depan Kantor Gubernur, Desak Pariwisata Segera Dibuka

Dalam rapat itu, kata Kakesdam, Menko Luhut menyinggung agar tracing, testing dan treatment semakin ditingkatkan. Begitu pula dengan vaksinasi Covid-19 untuk lansia.

Disebutkan ada 47 persen kabupaten/kota di Jawa Bali yang vaksinasi dosis pertamanya di bawah 50 persen, dan 75 persen daerah dengan capaian vaksinasi dosis dua di bawah 50 persen.

Secara keseluruhan, vaksinasi dosis pertama di Provinsi Bali mencapai 100,76 persen, dosis dua 87,69 persen. Sementara dua daerah dengan capaian relatif rendah ada di Gianyar dan Buleleng.

Baca juga :  Polisi Tangkap Puluhan Pemuda yang Gelar Trek-trekan di Jalan Gatot Subroto 

Di Gianyar vaksinasi dosis pertama baru 89,2 persen, dosis dua 79,4 persen. Di Buleleng, vaksinasi dosis pertama baru 80,8 persen, dosis dua 69,4 persen.

Dalam rapat itu, Menko Luhut mengingatkan pimpinan di daerah agar mewaspadai lonjakan kasus dari libur akhir tahun. Kata dia, kewaspadaan harus ditingkatkan, terutama di kabupaten/kota yang mengalami kenaikan kasus dan keterisian tempat tidur mingguan.

“Saya minta Bupati/ Walikota, Dandim, Kapolres di kabupaten/kota yang mengalami peningkatan kasus untuk melalukan langkah-langkah antisipasi,” ungkap Menko Luhut.

Baca juga :  Polisi Buru Penyerang Pengendara Motor

Dia juga mengingatkan agar Gubernur, Pangdam dan Kapolda untuk mengetatkan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi dan penerapan prokes yang mulai kendur di tempat kerumunan. (106)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini