Mantan Sekda Buleleng Ditahan di Rutan Kerobokan Hingga 20 Hari Mendatang

picsart 11 17 11.23.33
DILIMPAHKAN - Tersangka Dewa Ketut Puspaka dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) oleh penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali.

Denpasar, DENPOST.id

Setelah dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) oleh penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, tersangka Dewa Ketut Puspaka ditahan di Ruang Tahanan (Rutan) Kerobokan. Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng itu ditahan terhitung sejak 15 November 2021 hingga 20 hari ke depan.

Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Hubungan Masyarakat (Kasi Penkum dan Humas) Kejati Bali, A Luga Harlianto, mengatakan, Puspaka ditetapkan sebagai tersangka dugaan gratifikasi pembangunan Bandara Bali Utara, Buleleng, pengurusan izin pembangunan Terminal Penerima LNG Celukan Bawang dan penyewaan lahan tanah Desa Yeh Sanih, serta Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), dan disinyalir tersangka menerima uang gratifikasi senilai Rp 16 miliar. “Tersangka dan barang bukti telah diserahkan ke JPU oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Bali,” ujarnya, Selasa (16/11/2021).

Baca juga :  Sekap dan Aniaya Mantan Pegawai, Pria Irlandia Ditetapkan Tersangka

Menurut Luga, sebelumnya tersangka telah dilakukan penahanan di tahap penyidikan sejak tanggal 18 Oktober 2021. “Tersangka didampingi penasihat hukum pada saat penyerahan tersangka dan barang bukti ke penuntut umum. Barang bukti yang diserahkan ke penuntut umum sejumlah 192 barang bukti yang didominasi dalam bentuk dokumen,” bebernya.

Dikatakan pula, pihak kejaksaan akan melakukan pelimpahan perkara ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Denpasar. (124)

Baca juga :  Cegah Covid-19, 10 Napi Lapas Tabanan "Dirumahkan"

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini