Komisi III Minta Kantor PDAM Badung Segera Dipindah ke Mangupura

picsart 11 18 06.30.31
RAKER PERUMDA - Komisi III DPRD Badung, saat melakukan rapat kerja dengan pihak Perumda Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung.

Mangupura, DENPOST.id

Komisi III DPRD Badung, mendesak Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk segera pindah kantor ke wilayah Mangupura. Hal ini untuk mengikuti Perda 7 Tahun 2019 terutama Pasal 5 ayat 3 bahwa Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung berkedudukan atau berkantor di wilayah Mangupura.

Hal tersebut, terungkap saat rapat kerja antara Komisi III yang dikomando Ketuanya Putu Alit Yandinata, dengan Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung, Kamis (18/11/2021).

Selain ketua, anggota Komisi III yang hadir yakni Nyoman Satria, Wayan Sandra, Made Yudana, Nyoman Graha Wicaksana, Komang Tri Ani, serta Made Retha. Sementara dari pihak direksi hadir Dirut Wayan Suyasa, Dirum Made Sugita, dan Dirtek Made Suarsa. Hadir juga Kabag Perekonomaian AA Sagung Rosyawati, dan Kabag Hukum Setkab Badung, AA Asteya Yudhya, serta unsur dewan pengawas.

Ketua Komisi III DPRD Badung, Putu Alit Yandinata menegaskan sesuai Perda 7 tahun 2019 pasal 5 ayat 3, Perumda berkedudukan di wilayah Mangupura. “Karena itu, perumda harus tunduk pada perda dan mau tidak mau, suka dan tidak suka harus segera pindah ke wilayah Mangupura,” tegas politisi PDI Perjuangan Dapil Abiansemal tersebut.

Baca juga :  Angka Kasus Covid-19 Meningkat, Jam Operasi Usaha Kembali Diubah

Untuk itu, Alit minta direksi mulai merancang mulai dari detail engenering desain (DED), serta perencanaan gedung saat ini yang ada di wilayah Kota Denpasar. “Kalau bisa cari lahan di sekitar puspem dan lakukan sebelum tahun 2024,” tegasnya.

Hal sama dikemukakan anggota Komisi III yang juga Ketua Bapemperda Nyoman Satria. Agar tak melanggar perda, politisi PDI Perjuangan dapil Mengwi tersebut, menyatakan wajib hukumnya direksi dan dewas segera pindah dari Kota Denpasar ke wilayah Mangupura. Satria menambahkan sesuai dengan regulasi, ada sembilan desa dan kelurahan yang masuk wilayah Mangupura. “Kantor Perumda Air Minum Tirta Mangutama harus ada di wilayah tersebut,” tegasnya lagi.

Baca juga :  Badung Lakukan Simulasi PTM

Pada kesempatan itu, baik Alit Yandinata maupun Nyoman Satria mempertanyakan langkah-langkah apa yang sudah dilakukan perumda terkait hal ini, termasuk soal rencana pembiayaannya. “Apakah sudah punya perencanaan termasuk bagaimana menyangkut pembiayaannya,” tegas keduanya bernada tanya.

Menjawab hal ini, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mangutana Badung, Wayan Suyasa menyatakan kesiapannya untuk segera mengikuti Perda 7 tahun 2019. Namun sebelumnya, dia menegaskan rencana pembangunan kantor di sebelah RSUD Mangusada dipastikan batal. “Hal ini karena tanah tersebut ada di wilayah jalur hijau. Selain itu, bentuk tanah juga memanjang sehingga kurang cocok untuk kantor,” tegasnya.

Baca juga :  Pasien Covid-19 Dirawat Asal Karangasem Tinggal Segini

Lebih lanjut dikatakannya, pihak perumda pun sedang menjajaki kemungkinan pembangunan kantor di wilayah Mangupura termasuk di wilayah Puspem Badung. Saat ini, pihaknya sudah melakukan apraisal atau taksiran nilai terhadap aset tanah dan kantor yang ada di wilayah Kota Denpasar. “Hasil apraisal sekitar Rp40 miliar dari luas tanah sekitar 28 are,” ujarnya. (115)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini