Cegah Kerumunan, Satpol PP Bersama TNI Jaga Lapangan Puputan Badung

picsart 11 19 02.02.27
DIJAGA – Anggota Satpol PP Kota Denpasar bersama TNI dan Polri menjaga sekaligus melarang masyarakat berekreasi di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung, Jumat (19/11/2021).

Dangin Puri, DENPOST.id

Mencegah kerumunan masyarakat hari raya Kuningan, Sabtu (20/11/2021) besok, Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung dijaga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar, sejak Jumat (19/11/2021).
”Kami tidak mengenal hari libur. Hari raya Galungan maupun Kuningan tetap menjalankan swadharma atau menjalankan tugas menjaga Lapangan Puputan Badung agar tidak ada masyarakat berolah raga dan duduk santai untuk menghindari kerumunan. Ini untuk mencegah penularan virus corona,’’ kata Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga.

Anom Sayoga mengungkapkan, pihaknya membagi anak buahnya dalam beberapa regu dalam menjalankan tugas dan mengamankan wilayah dari gangguan keamanan dan menegakkan peraturan daerah (perda) terhadap masyarakat dan pengusaha yang melanggar. Di masa pandemi virus corona ini, Satpol PP bersama Dishub, TNI dan Polri terus menerapkan disiplin dan penegakan hukum saat PPKM level 2 terhadap masyarakat yang bepergian tanpa masker.

Baca juga :  Picu Kerumunan, Satpol PP Denpasar Bubarkan Pedagang Musiman

”Kalau ada masyarakat saat berolah raga dan duduk santai di Lapangan Puputan Badung tidak memakai masker langsung kami tindak dengan menjatuhkan denda. Pasalnya, Pergub dan Perwali ini sudah diberlakukan sejak PPKM diberlakukan,’’ jelasnya.

Dia mengungkapkan, selama tiga hari pihaknya menindak 127 pelanggar protokol kesehatan (prokes). Penerapan sanksi disiplin berupa denda kepada masyarakat yang melanggar aturan guna memberi efek jera karena penyebaran virus korona tidak mengenal tempat dan orang. Pasalnya, pascahari raya Galungan pelanggaran prokes terus meningkat sehingga perlu diantisipasi dengan menggelar razia secara gencar untuk memberi edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat bahwa pandemi Covid-19 masih ada.

Baca juga :  Kedepankan Pola Milenial, Petani Muda Bali Lakukan Ini

”Penyebaran Covid-19 di Denpasar sudah melandai, namun harus diwaspadai sehinggga ada kesadaran masyarakat disiplin menggunakan masker. Selain itu, menjauhi kerumunan agar terhindari dari penularan virus mematikan ini,’’ ujarnya.

Anom Sayoga menyatakan, pihaknya usai hari raya Kuningan kembali menggelar operasi gabungan bersama Dishub, TNI dan Polri untuk menindak masyarakat yang membandel bepergian tidak memakai masker. Razia ini gencar dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di Denpasar khususnya dan Bali umumnya. ”Kami minta masyarakat disiplin dan waspada meskipun kasus positif Covid-19 turun,’’ sarannya. (103)

Baca juga :  Pasien Positif Bertambah Enam, Kini Jadi 92

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini