Tanah Longsor di Pengeragoan, BPBD Minta Warga Waspada

pengeragoan 1
LONGSOR - Jajaran BPBD Jembrana menangani tanah longsor di Pengeragoan.

Negara, DENPOST.id

Hujan lebat yang terjadi sepekan belakangan ini mengakibatkan sejumlah bencana di Jembrana. Selain banjir bandang dan rumah roboh, hujan deras juga menyebabkan tanah longsor.

Tanah longsor terjadi di Banjar Dangin Tukad, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, Minggu (21/11/2021) sore. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, Senin (22/11/2021) mengatakan, longsor menutup setengah badan jalan.

Tanah yang longsor tersebut sepanjang 13 meter dengan ketinggian 10 meter.  Agus Artana mengaku sudah melakukan pembersihan dan jalan sudah bisa dilalui oleh kendaraan. “Untuk  tindak lanjut kepala desa beserta kelian banjar akan diadakan kegiatan gotong-royong oleh warga setempat yang dilaksanakan pada Selasa 23 November 2021,” jelasnya.

Agus Artana mengharapkan, di tengah cuaca seperti belakangan ini masyarakat agar berhati-hati dan waspada sehingga tidak ada yang menjadi korban bencana alam.

Baca juga :  Seekor Rusa Ditemukan Berkeliaran di Gilimanuk

Sebelumnya pihaknya juga menangani gorong-gorong yang amblas di jalan penghubung antara Banjar Sumbul dan Banjar Tibusambi sehingga jalan sudah bisa dilalui. BPBD juga dikatakan menangani pohon tumbang yang ditabrak truk box pada Minggu malam  yang menyebabkan kemacetan lalu lintas selama 30 menit di jalur Denpasar-Gilimanuk, Kelurahan  Gilimanuk. Pohon yang tumbang jenis asem kranji. “Pohon tumbang tersebut kami sudah tangani dan bersihkan,” pungkasnya. (120)

Baca juga :  PPKM Dievaluasi, Tamba Adukan Warga Ngeyel Ogah Vaksin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini