Antisipasi Lonjakan Covid-19, Tim Yustisi Ingatkan Masyarakat Disiplin Prokes

lagi 1
TANPA MASKER - Tim Yustisi menjaring salah seorang pemotor tanpa masker dalam razia prokes PPKM Level 2 di Jl. Diponogoro-Jl. Waturenggong Denpasar, Senin (22/11/2021).

Dauh Puri Kelod, DENPOST.id

Mengantisipasi lonjakan penularan Covid-19 gelombang ketiga, Tim Yustisi Kota Denpasar terus mengingatkan masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes). Pasalnya, pelanggaran prokes sejak PPKM Level 2 diperpanjang terus meningkat.

”Kami mengajak masyarakat meningkatkan disiplin prokes meskipun kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar menurun. Jangan sampai penurunan PPKM ke level 2 ini dijadikan momentum melanggar,’’ kata Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga, di sela-sela sidak prokes PPKM Level 2 di Jl. Diponogoro-Jl, Waturenggong, Senin (22/11/2021).

Baca juga :  Pura, Pratima, dan Simbol Keagamaan, Kini Dilindungi Pergub Bali

Anom Sayoga menegaskan, pendisiplinan masyarakat dalam penerapan prokes wajib dilakukan selama Covid-19 belum hilang guna mencegah penularan virus corona. Sosialisasi penerapan prokes secara ketat dilakukan saat sidak prokes di jalan, pasar tumpah dan menyasar tempat usaha maupun tempat umum dipakai tempat berkumpul sehingga mengundang kerumunan. Apalagi pandemi virus corona di luar negeri kembali melonjak sehingga masyarakat tetap waspada dan disiplin prokes. ”Kami siang malam mendisiplinkan prokes masyarakat agar tidak terpapar virus korona. Langkah ini dilakukan tanpa pernah berhenti untuk masyarakat sadar akan bahaya penuaran Covid-19 cukup berbahaya,’’ ujarnya.

Anom Sayoga mengungkapkan, razia gabungan PPKM Level 2 digelar di Jl. Diponogoro-Jl. Waturenggong menjaring 28 orang, 17 di antaranya tanpa masker langsung didenda. Sedangkan 11 orang salah memakai masker dan hanya diberi teguran. ”Suka dan tidak suka, edukasi melalui penertiban prokes akan terus kami tingkatkan untuk mengingatkan masyarakat jangan sampai abai prokes,’’ ucapnya.

Baca juga :  Lupa Pakai Masker, 16 Warga Didenda

Dikatakan pula, sidak prokes tanpa mengenal hari ibur dan hari raya untuk mendisiplinkan masyarakat agar tetap waspada karena virus korona ada di sekeliling. ”Kami minta masyarakat tidak takabur dengan melandainya kasus positif Covid-19. Virus korona ini bisa menular ke semua orang meskipun sudah menjalani vaksin dua kali. Banyak bukti masyarakat yang sudah menjalani vaksin dua kali terpapar virus korona karena mengabaikan prokes,’’ tandas Anom Sayoga. (103/wiadnyana)

Baca juga :  Senin, 78 Orang Positif Covid-19 di Denpasar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini