Menteri PPPA Bintang Darmawati Bicara Kesetaraan Gender di Klungkung

picsart 11 23 07.32.19
BERKUNJUNG - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Gusti Ayu Bintang Darmawati, saat berkunjung ke Kabupaten Klungkung, Selasa (23/11/2021)

Semarapura, DENPOST.id

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Gusti Ayu Bintang Darmawati berkunjung ke Kabupaten Klungkung, Selasa (23/11/2021). Kedatangan Menteri PPPA ini juga untuk diskusi dengan Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekar di Desa Pikat, Kecamatan Dawan terkait kesetaraan gender.

Kedatangan Menteri PPPA, Bintang Darmawati bersama rombongan disambut Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta di Wantilan Pura Dalem Desa Pikat. Tak ketinggalan Kadis Sosial dan PPA Klungkung, I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya, bersama Kadis Perindustrian dan Tenaga Kerja, I Wayan Sumarta; Kadis Koperasi UMKM dan Perdagangan, I Wayan Ardiasa, dan Camat Dawan, Dewa Widiantara juga hadir dalam kesempatan tersebut.

Baca juga :  Suwirta Serahkan Kasur dan Lemari di Banjar Babung

Bupati Suwirta dalam sambutannya mengatakan kesetaraan gender tidak boleh dianggap remeh dan tidak hanya sebagai selogan saja. Justru pihaknya mengapresiasi hal ini di semua kegiatan dan mengimplentasikannya di pemerintahan. Bagaimana perempuan mengambil peran dengan tidak membedakan dia sebagai perempuan maupun sebagai laki-laki.

Namun kemampuan itu, dibedakan dari nilai-nilai kesantunan. Terutama bagaimana menjadi orang santun dan menjadi orang inovatif, maka disanalah akan mengambil peran. Ibu-ibu pun dinilai Suwirta kalau sudah santun dan inovatif maka akan mengambil peran. Apalagi di pemerintahan juga banyak ada ibu-ibu yang mengambil peran laki-laki. Karena kemampuan dan kesempatan yang membuat semuanya memegang peran. “Semua orang mempunyai kesempatan yang sama dan semua orang mempunyai peluang. Tetapi tidak semua orang mendapatkan kesempatan. Pada saat mendapatkan kesempatan, maka manfaatkanlah dengan tidak mengenal itu laki-laki maupun perempuan,” ujar Suwirta.

Baca juga :  KMP Nusa Jaya Abadi Beroperasi, Penumpang Masih Sepi

Sementara Menteri PPPA, Bintang Darmawati mengatakan kalau perempuan dan laki-laki harus berbagi tugas. Kesetaraan gender juga dikatakan bisa dimulai dari keluarga. Karena tanpa sebagai ibu-ibu dalam pendampingan anak-anak yang selalu mengawasi dalam bermain sudah membedakan permainan anak laki-laki maupun perempuan.

Menteri Bintang mencontohkan anak laki-laki yang harus bermain mobil-mobilan. Sedangkan anak perempuan harus main masak-masakan. Jadi kedepan, ia berharap hal itu tidak boleh dilakukan lagi karena anak-anak bisa bermain apa saja.

Baca juga :  Mayat Orok di Tukad Unda, Polres Data Ibu Hamil di Klungkung

“Lahir sebagai laki-laki maupun perempuan kita tidak bisa memilih. Tapi ada satu pemahaman yang harus kita lakukan adalah di dalam keluarga kita adalah time work. Tidak ada urusan pekerjaan perempuan yang harus diambil perempuan saja dan tidak ada urusan pekerjaan laki-laki yang harus dikerjakan oleh laki-laki saja, kita harus sebagai time work saling membantu,” jelasnya. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini