Tangkal Narkoba Masuk Indonesia dan Bali, BNN Gandeng Australian Federal Police

picsart 11 25 08.16.23
MOU - Komjen Pol Golose, dan AFP Commander SEA, Warwick MacFarlane memaparkan kesepakatan dalam penandatanganan MoU kerjasama pencegahan peredaran narkoba.

Bualu, DENPOST.id

Menangkal peredaran dan penyelundupan narkoba antarnegara, Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, menggandeng Australian Federal Police (AFP). Diharapkan kerjasama antardua negara tersebut, bisa mencegah penyelundupan narkotika dari Australia ke Bali, begitupun sebaliknya.

Penandatangan MoU tersebut, ditandatangani Kepala BNN RI, Komjen Pol Petrus Reinhard Golose, dan Konsulat Jenderal Australia, Anthea Griffin, didampingi AFP Commander SEA, Warwick MacFarlane, di Nusa Dua, Badung, Kamis (25/11/2021).

Menurut Komjen Golose, kerjasama ini telah terjalin sejak 2011. Kini kerjasama tersebut kembali dilanjutkan, mengingat peredaran narkoba masih sangat tinggi. “Ada jalur peredaran gelap barang narkoba dari Australia ke Indonesia terutama Bali. Itu yang kami waspadai,” ucapnya.

Mantan Kapolda Bali itu mengatakan, meski di tengah pandemi Covid-19, permintaan narkoba ke luar negeri dari Indonesia tergolong tinggi. “Permintaan banyak, suplai dari luar juga banyak seperti dari golden triangle (Thailand, Laos, Myanmar) atau golden cresent (Afganistan, Pakistan, Iran), kemudian lewat paket dan sebagainya. Dan jangan sampai ada suplai narkoba antara Indonesia dan Australia. Apalagi turis Aussie yang paling besar datang ke Bali,” tambahnya.

Baca juga :  Bupati Giri Prasta Akan Lanjutkan Lagi Program PPNSB

Kerjasama ini, kata Komjen Golose, diharapkan dapat memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan kawasan Indonesia-Australia dari ancaman penyelundupan dan peredaran gelap narkotika yang dilakukan oleh jaringan narkotika internasional. “Selain peredaran gelap narkoba, dalam kerjasama ini juga mengenai adanya warga Australia yang ditahan di Indonesia khususnya Bali karena narkoba,” ujarnya.

Komjen Golose mengatakan, turis asing terutama berasal dari Australia tetap akan diproses hukum sesuai Undang-undang di Indonesia. “Bukan hanya Australia tapi negara lain juga jika menggunakan destinasi wisata Bali sebagai tempat melakukan kejahatan narkoba akan ditahan, Bali bukanlah tempat untuk perdagangan gelap atau penyalahgunaan narkoba,” tandas mantan Kapolda Bali itu.

Baca juga :  Hotel Tugu Canggu Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 1,5 M

Senada dengan Golose, AFP Commander SEA Warwick MacFarlane mengaku pihaknya ingin melanjutkan hubungan yang sangat baik sebelumnya untuk mendukung BNN Indonesia, dalam memerangi kejahatan narkoba. “Saya di sini bekerjasama dengan BNN dengan melanjutkan MoU. Sebagai penegakan hukum kami berkomitmen untuk perang terhadap narkoba,” ujarnya.

Adapun ruang lingkup yang menjadi kesepakatan dalam pembaharuan kerja sama ini antara lain, mulai dari pertukaran informasi intelijen terkait peredaran gelap narkotika, koordinasi utama dalam operasi termasuk kegiatan terkoordinasi. Kemudian memperkuat dan memantapkan jaringan kerja sama yang ada di antara keduanya, serta bantuan kooperatif di bidang peningkatan kapasitas dan pengembangan profesional. (124)

Baca juga :  Fluktuatif, Kunjungan Wisdom Via Bandara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini