Masyarakat Apresiasi Kebijakan Diskon Pajak Kendaraan Bermotor

picsart 11 28 10.35.50
KUNJUNGAN - Gubernur Bali, Wayan Koster didampingi Kepala Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Bali, I Made Santa saat melakukan kunjungan ke UPTD PPRD Provinsi Bali di Kabupaten Badung.

Mangupura, DENPOST.id

Untuk memastikan kebijakan diskon pajak atau relaksasi pajak kendaraan bermotor yang sudah dituangkan dalam Peraturan Gubernur Nomor 21 Tahun 2021, Sabtu (27/11/2021), Gubernur Bali, Wayan Koster meninjau UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (PPRD) Provinsi Bali atau Samsat Badung. Gubernur asal Desa Sembiran, Kabupaten Buleleng tersebut banyak menyapa masyarakat yang sedang melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Tidak hanya itu, Koster juga menyapa para petugas serta staf yang bertugas saat itu di Samsat Badung.

Ketika menyapa masyarakat di ruang tunggu loket Samsat Badung, Koster beberapa kali mengeluarkan guyonan apakah masyarakat mengenal dirinya sembari menyerap keluhan pelayanan samsat.

Baca juga :  Aktivitas Gempa Meningkat, Masyarakat Diminta Tak Panik

Salah satu warga yang bernama Wayan Mertha menyatakan mengapresiasi apa yang dilakukan Gubernur Bali ditengah pandemi saat ini. “Terima kasih pak Gubernur atas kebijakan diskon pajak yang diberikan ke masyarakat. Kami merasa terbantu dan diringankan dengan program ini di tengah pandemi Covid-19 saat ini,” ungkap Mertha.

Sementara Kepala Seksi Pelayanan dan Retribusi Daerah UPTD PPRD Provinsi Bali Kabupaten Badung , Ni Luh Sri Jayaningsih, mengungkapkan, di masa pandemi ini pendapatan pajak kendaraan bermotor di Samsat Badung per harinya maksimal hanya bisa Rp 800 juta. Namun dengan kebijakan yang diambil Gubernur Bali ini, sangat membantu masyarakat dan masyarakat pun mau berdatangan membayar pajak.

Baca juga :  Sebulan, DLHK Badung Kumpulkan 1.600 Ton Sampah Kiriman

“Pada tanggal 8 Juni lalu kita sudah mulai ada peningkatan. Sampai hari ini kita sudah melakukan capaian pendapatan 100,37 persen dengan rata-rata per hari mendapatkan pemasukan sekitar Rp 1,5 miliar rupiah. Bahkan kita pernah mendapatkan Rp 2, 2 miliar rupiah per hari,” paparnya.

Untuk pelayanan, kata Jayaningsih, pihaknya selalu menerapkan protokol kesehatan agar tidak terjadi kerumunan. Instansinya juga memberikan pelayanan drive thru. “Pergup Nomor 21 Tahun 2021 tentang Pembebasan Pokok Pajak Serta Penghapusan Sanksi Administratif Berupa Bunga dan Denda Terhadap Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Baik Nama Kendaraan Bermotor ini sangat efektif dalam menarik wajib pajak untuk membayar pajaknya sehingga di Kabupaten Badung melampaui target yang diberikan,” ujarnya. (115)

Baca juga :  Pujawali di Pura Uluwatu Tanpa Nyejer

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini