Lakukan KDRT, Seorang Warga Besakih Ditetapkan Jadi Tersangka

pukul istri
DIMINTAI KETERANGAN - IKS saat dimintai keterangan di Mapolsek Rendang.

Amlapura, DENPOST.id

Kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Banjar Dinas Kunyit, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem kini terus bergulir. Jajaran Polsek Rendang menetapkan IKS sebagai tersangka.

Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Rendang, AKP Nyoman Sukadana, Sabtu (27/11/2021). “Suami telah ditetapkan sebagai tersangka. Dijerat pasal 44 Ayat 1 UU RI dan UU Nomor 23 tahun 2004 tentang PKDRT dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” paparnya.

Baca juga :  Di Karangasem, 4.900 Data Pemilih Tak Ditemukan Saat Coklit

Informasi di lapangan menyebutkan, sebelum penahanan tersangka IKS, pihak kepolisian masih mempertimbangkan beberapa hal. Di antaranya kedua anaknya yang masih berumur 4 tahun dan 9 bulan yang saat ini hanya bergantung pada sang ayah. Sebab sang ibu memilih kembali pulang ke kampung halamannya. Kendati demikian, IKS harus tetap mempertanggungjawabkan perbuatanya.

Diberitakan sebelumnya, berdasarkan penuturan korban, NNE, kejadian berawal pada Kamis (18/11/2021) malam. Sang suami naik pitam usai cemburu melihat percakapan mesra istrinya lewat messenger dengan seorang lelaki yang ia kenal. Dengan marah, tersangka menelanjangi korban lalu menyeret NNE menuju rumah lelaki yang diduga mengirim pesan mesra.

Baca juga :  Warga Jungutan Sulit Akses Air bersih, TNI Bangun Hidram

Sesampai di rumah pria tersebut, IKS memukul NNE pada bagian dahi sebelah kiri, menginjak punggung dan membenturkan kepala NNE ke lantai. Korban sempat tak sadarkan diri dan mengalami luka lebam hampir di seluruh tubuh. Beberapa hari kemudian tepatnya pada Minggu (21/11/2021) NNE dapat pulih. Ia lantas melaporkan sang suami ke Polsek Rendang. (yun)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini