Ubah Nasib di Tengah Krisis, Program Transmigrasi Mulai Diminati

suradnya
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Dinaskertrans) Kabupaten Karangasem, Nyoman Suradnya

Amlapura, DENPOST.id

Lama sepi peminat, jelang akhir tahun 2021 ini warga Karangasem mulai ada yang berniat mengikuti program transmigrasi. Beralasan ingin mengubah nasib di tengah krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19, sebanyak 2 kepala keluarga (KK) sudah mendaftar. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Dinaskertrans) Kabupaten Karangasem, Nyoman Suradnya. Diwawancara beberapa waktu lalu, ia menuturkan dua KK tersebut akan dimasukkan dalam program transmigrasi 2022 nanti. “Karena program di tahun 2021 sudah tutup, sehingga saya masukkan ke program tahun depan. Dua KK ini berasal dari Kecamatan Sidemen, ” ungkapnya.

Baca juga :  Jajaran Reskrim Razia Kembang Api, Sekaligus Sosialisasi Prokes

Suradnya menambahkan, pihaknya memprediksi jumlah kepala keluarga yang akan ikut transmigrasi di 2022 akan bertambah. Sebab, sudah ada beberapa keluarga yang menyatakan ingin mendaftar. “Mengenai tujuan nanti kami belum tahu,” imbuhnya.

Di lokasi transmigrasi warga akan mendapat tanah tempat tinggal dan lahan bercocok tanam. Kepemilikan akan resmi tersertifikat setelah masa tinggal 5 tahun. Tak hanya itu, Pemerintah Pusat juga memberikan bantuan peralatan bercocok tanam. Serta dalam tahun pertama seluruh kebutuhan seperti beras, minyak, lauk pauk akan diberi bantuan oleh pemerintah.

Di tahun 2021 lalu, Pemerintah Provinsi Bali memberi jatah 10 KK di Kabupaten Karangasem untuk mengikuti program transmigrasi ke Sulawesi Tenggara. Namun hingga batas waktu tak kunjung ada yang mendaftar. Ia mengungkapkan minat transmigrasi di Karangasem memang cukup rendah, sebab pihaknya juga tak terlalu mendorong warga untuk ikut transmigrasi. “Kami lebih dorong ke arah pembanguan daerah, sehingga kami berikan berupa pelatihan keahlian dan keterampilan. Dengan begitu nanti berpotensi dapat membuka peluang kerja di Kabupaten Karangasem,” jelasnya. (yun)

Baca juga :  Hujan Lebat, Penyengker Rumah di Besakih Ambrol

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini