Rencana Sidang, Terdakwa Pencurian Masuk IGD dan Meninggal Dunia

picsart 11 30 07.50.02
MENINGGAL - Terdakwa kasus pencurian, Tuminahiyah, saat meninggal di RSUD Sanjiwani Gianyar, Selasa (30/11/2021)

Gianyar, DENPOST.id

Seorang terdakwa Tuminahiyah (26) asal Banyuwangi, Jawa Timur, yang akan menjalani sidang perdana secara virtual atau online di Rumah Tahanan kelas II B Gianyar, tiba-tiba kondisinya menurun. Kemudian terdakwa dilarikan ke IGD RSUD Sanjiwani Gianyar, namun nyawa perempuan yang tinggal di Desa Lebih, Gianyar ini tidak bisa ditolong, sehingga meninggal dunia diduga karena sakit jantung.

Atas kejadian ini, menjadi perhatian pihak Kejaksaan Negeri Gianyar, Rutan Kelas II B Gianyar, dan PN Gianyar dengan mendatangi korban di RSUD Sanjiwani Gianyar.

Baca juga :  Diduga Korsleting Listrik, Piyasan Ludes Terbakar

Kepala Rutan Kelas II Gianyar, Muhammad Bahrun mengatakan terdakwa Tuminahiyah merupakan tahanan hakim yang dititipkan di Rutan Kelas II B Gianyar. Perempuan ini sebelumnya terlibat dalam kasus pencurian. Namun belakangan ini, perempuan asal Banyuwangi di rutan sering menyendiri. ”Pada Senin kita fasilitasi terdakwa untuk bicara sama anak, dan suaminya,” kata Kepala Rutan Gianyar.  

Namun, tadi rencana gelar sidang, jaksa menemui yang bersangkutan tidak bisa berbicara. Karena sakit kemudian dilarikan ke IGD RSUD Sanjiwani Gianyar, namun nyawanya tidak bisa ditolong.

Baca juga :  PK Golkar Abiansemal Dinakhodai Jelantik Trinaya

Sementara dari keterangan  tim medis rutan, tahanan yang baru 13 hari ditahan ini awalnya tidak menunjukkan gejala aneh. Hanya dalam dua hari terakhir, wanita ini terlihat suka menyendiri dan malamnya susah tidur. Dari keluhannya, wanita ini hanya mengaku sakit kepala dan merindukan anaknya. Pihak Rutan Gianyar sudah memberikan obat. Atas kejadian ini, pihaknya pun menghubungi pihak kejaksaan dan  keluarganya.

Tuminahiyah, diketahui terjerat kasus pencurian di dua TKP di Desa Lebih, Gianyar. Wanita yang pernah berprofesi sebagai pelayan kafe remang-remang ini, tinggal di Desa Lebih bersama suami dan anak- anaknya. Tuminahiyah, dijerat dengan Pasal 363 KUHP dan rencananya menjalani persidangan pidana secara virtual, Selasa (30/11/2021).(116)

Baca juga :  PPKM Darurat, Pasar Seni Sukawati Ditutup Sementara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini