Tim Gabungan Perketat Pengawasan Prokes di Perbatasan Gianyar

picsart 12 01 04.31.44
PENGAWASAN - Tim gabungan melakukan pengawasan di salah satu usaha kuliner di wilayah Batubulan yang merupakan perbatasan Gianyar-Denpasar, Rabu (1/12/2021).

Gianyar, DENPOST.id

Munculnya varian baru SARS-CoV-2 B.1.1.529 atau dikenal Omicron di beberapa negara di Benua Afrika, meningkatkan kewaspadaan penduduk dunia. Mencegah transmisi varian Omicron masuk ke Bali, khususnya Kabupaten Gianyar terlebih menjelang perayaan akhir tahun, Pemkab Gianyar memperketat pengawasan prokes di kawasan perbatasan Gianyar-Denpasar terutama di wilayah Desa Batubulan, Sukawati, Gianyar. Tim gabungan terdiri dari Satpol PP Gianyar, TNI Polri, Camat Sukawati secara ketat mengawasi penerapan protokol kesehatan (prokes) warga yang melintasi wilayah perbatasan, Rabu (1/12/2021).

Baca juga :  Kontak dengan Pedagang— Sekeluarga di Gianyar Terpapar Corona

Kasatpol PP Kabupaten Gianyar, I Made Watha, mengatakan, selain memantau prokes pengendara, tim juga menyasar penerapan prokes di usaha-usaha kuliner.  Pengelola usaha kuliner ini telah diminta melengkapi aplikasi PeduliLindungi dan menambah jumlah hand sanitizer baik di kasir dan pintu masuk, termasuk menyediakan tempat cuci tangan.

Made Watha menjelaskan, dalam pengawasan prokes tim gabungan mengarahkan pengelola agar mengatur tempat duduk pengunjung agar ada jarak. Pengunjung yang datang juga diatur agar tidak berkerumun dan tetap disiplin prokes. “Secara umum pengelola kuliner sudah mentaati prokes. Pengunjung juga sudah diwanti-wanti untuk selalu menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” jelas Watha.

Sementara itu, Store Manajer Gacoan Batubulan, Putu Darma, mengatakan, dalam masa pandemi ini pihaknya selalu mengikuti anjuran pemerintah untuk taat prokes. Pihaknya juga menyiagakan satu karyawan sebagai Satgas Covid-19 untuk mengatur pengunjung agar tidak berkerumun dan selalu menaati prokes.

Baca juga :  Bupati Mahayastra Salurkan 31.500 Paket Bantuan Tahap III

Darma mengakui, selama masa pandemi Covid-19, pengunjung relatif menurun. “Tapi permintaan melalui layanan pengiriman melalui ojek daring mengalami peningkatan. Kami pastikan semua sudah taat prokes,” katanya.

Camat Sukawati, I Gusti Ngurah Udayadnya, saat pengawasan prokes mengatakan, masyarakat dan pelaku usaha di wilayah Desa Batubulan diminta semakin disiplin menerapkan prokes. Pelaku usaha di Desa Batubulan juga diminta memastikan seluruh karyawan sudah divaksinasi Covid-19. “Khusus usaha kuliner kami minta menerapkan aplikasi PeduliLindungi dan wajib mengatur pengujung agar menerapkan prokes,” tegasnya. (116/suryaningsih)

Baca juga :  Bupati Mahayastra Serahkan Bantuan Kursi Roda

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini