Dinas Kesehatan Jembrana Tingkatkan Sosialisasi Pencegahan HIV/AIDS

picsart 09 09 08.17.38
Kepala Dinas Kesehatan Jembrana, I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata.

Negara, DENPOST.id

Kasus positif Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) tahun 2021 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Kesehatan Jembrana, I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata, Rabu (1/12/2021) mengatakan, pada tahun 2019 kasus HIV sebanyak 95 orang dan tahun 2020 sebanyak 87 orang.

“Secara komulatif kasus HIV sejak tahun 2005 sebanyak 1.211 orang. Terdata hidup sampai 2021 sebanyak 401 orang. Yang aktif minum ARV 80 persen,” kata Oka Parwata.

Baca juga :  Pengendara Motor Tewas Ditabrak Minibus

Dikatakannya, dari data kumulatif kasus ini, sisanya yang 600 orang itu sudah meninggal, karena sudah tidak terdata lagi mengambil obat.
Meski mengalami penurunan, namun sosialisasi terus dilakukan. Baik dengan penyebaran pamflet dan juga melalui radio.

Dalam peringatan Hari HIV/AIDS pihaknya mengadakan penyuluhan dan pembinaan KSPAN di SMPN 5 Pekutatan, SMP 2 Pekutatan, SMPN 3 Mendoyo, SMPN 2 Negara, SMP 2 Melaya, SMA 1 Pekutatan, SMK Marsudirini, SMK Firdaus, SMK 2 Negara dan SMA 1 Melaya.

Baca juga :  Siswa Jadi Motivasi Orang Tua untuk Vaksin Covid-19

Oka Parwata mengakui sampai bulan Oktober 2021 jumlah pengidap HIV di tahun 2021 bertambah 54 orang. Kasus HIV/AIDS dilihat dari data masih dominan pada masa produktif antara usia 20 sampai 45 tahun. “Dilihat dari cara penularan tentu kasus paling banyak terjadi pada kasus seks yang berisiko tanpa pengaman. Kemudian di kelompok ibu hamil dan penderita TBC. Untuk mencegah penularan HIV/AIDS, kami optimalkan promotif dan preventif, serta screening kasus yang lebih kuat,” pungkasnya.
(120)

Baca juga :  Penanganan Covid-19, RSU Negara Kembali Operasikan Ruangan Lantai 3

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini