Kapolres Jembrana Minta Anggota Antisipasi Surat Terlipat

picsart 12 02 01.03.59
APEL - Kapolres Jembrana, AKBP I Dewa Gde Juliana, Kamis (2/12/2021) memimpin Apel Kesiapan Operasi Aman Nusa Agung II dalam rangka percepatan penanganan Covid- 19 , di halaman Mapolres Jembrana.

Negara, DENPOST.id

Kapolres Jembrana, AKBP I Dewa Gde Juliana, Kamis (2/12/2021) memimpin apel Kesiapan Operasi Aman Nusa Agung II dalam rangka percepatan penanganan Covid- 19 tahun 2021, di halaman apel Mapolres Jembrana.
Operasi Amanusa Agung II digelar mulai tanggal 2 sampai 31 Desember 2021 dalam rangka mengantisipasi dan mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 gelombang ketiga di wilayah Kabupaten Jembrana.

Juliana mengatakan, operasi ini sudah berjalan beberapa kali untuk penanganan Covid-19.
Dikatakannya, anggota diberikan tugas oleh institusi untuk mengantisipasi lonjakan penyebaran pandemi Covid-19 gelombang ke-3. Dari data yang dimiliki oleh Menko Marves, beberapa minggu terakhir di Jembrana ada pergerakan Covid-19 muncul kembali, namun masih bisa dikendalikan.

Baca juga :  Di Ekasari, Ratusan Anjing Divaksinasi Serentak

“Kami berterima kasih kepada rekan brimob sudah bergabung membantu kami di lapangan bisa mengantisipasi bersama-sama penanganan Covid-19 dan kita juga ada penambahan dari Polda Bali dimana adik-adik bintara remaja untuk tracer Covid-19, jadi saya harapkan nanti di tengah-tengah masyarakat adik-adik bisa menjelaskan dan memberikan pemahaman tugas tracer tersebut ,” jelasnya.

Menjelang Natal dan Tahun Baru, intensitas kegiatan masyarakat akan meningkat, kebijakan pemerintah yang akan menaikkan level PPKM dari level 2 menjadi level 3 akan berpengaruh dalam mobilitas masyarakat. Terkait hal itu, dalam setiap pelaksanaan operasi dia meminta agar melaksanakan tugas sesuai prosedur, baik itu pemeriksaan barang bawaan, surat kendaraan maupun surat untuk bisa masuk Bali.

Baca juga :  Pasien Covid-19 Hasil Swab ke-10 Kembali Positif

Juliana juga meminta jajarannya memeriksa surat-surat yang terlipat yang dibawa warga yang masuk maupun keluar Bali. “Ini untuk meminimalisir penyebaran Covid -19. Karena tidak menutup kemungkinan masyarakat ada yg coba-coba memberikan sesuatu di dalam surat yang terlipat,” tegasnya.
Dengan pengawasan dan pemeriksaan maksimal diharapkan kasus Covid-19 bisa diminimalisir. (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini