Kembali Langgar Prokes, Usaha Kuliner di Gianyar Diberi SP

picsart 12 02 10.14.11
SIDAK - Tim gabungan melakukan sidak pengawasan prokes dIBusaha kuliner di Gianyar, Kamis (2/12/2021).

Gianyar, DENPOST.id

Tim gabungan yang terdiri dari petugas Satpol PP Gianyar, TNI, Polri kembali menginspeksi mendadak (sidak) penerapan protokol kesehatan (prokes) usaha kuliner makanan Mie Kober di Kota Gianyar, Kamis (2/12/2021). Hasilnya, tim gabungan menemukan sejumlah pelanggaran prokes. Padahal sebelumnya tempat ini sudah disidak dan ditemukan melanggar prokes sehingga sempat diberikan teguran lisan. Karena kali ini kembali melakukan pelanggaran,  petugas Satpol PP Gianyar memberikan surat peringatan pertama (SP 1).

Baca juga :  Sidak Gabungan di Tulikup, Tim Temukan Warung Diduga Esek-esek Sudah Tutup

Kasatpol PP Kabupaten Gianyar,  I Made Watha, usai sidak pengawasan mengatakan, tim gabungan kali ini fokus melakukan pengawasan prokes di pusat Kota Gianyar dan menyasar usaha kuliner terutama usaha yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Seperti Mie Kober yang kerap dijadikan tempat ngumpul-ngumpul  anak muda dan  pelajar.

Watha menjelaskan,  tim gabungan mendapati banyak pelanggaran di usaha kuliner tersebut. Seperti di pintu masuk atau bagian depan tidak disediakan tempat mencuci tangan, tidak ada pengecekan suhu tubuh,  tidak ada barcode PeduliLidndungi dan meja serta kursi dipasang mepet alias tidak ada jarak. “Tim Gabungan memberikan peringatan agar pengelola secepatnya menyiapkan fasilitas prokes tersebut, selanjutnya tim akan terus memantau sehingga usaha kuliner ini bisa menerapkan disiplin prokes,” katanya.

Wayan Yudi Mahendra, seorang warga Gianyar, menyatakan setuju dengan tindakan tegas tim gabungan tersebut. Menurutnya, semua pihak termasuk pengusaha kuliner harus ikut memerangi Covid-19 dengan disiplin menerapkan prokes. “Kita harus memunculkan kesadaran untuk disiplin dan taat prokes. Kalau ingin pandemi lekas berlalu, maka wajib taat prokes. Selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. Para pengusaha wajib menyediakan fasilitas penunjang prokes seperti tempat cuci tangan, pengecek suhu, hand sanitizer dan aplikasi PeduliLindungi dan memastikaj semua pengunjung sudah taat prokes,” paparnya. (116/suryaningsih)

Baca juga :  Puluhan Pegawai PN Gianyar Dites Urine

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini