PPKM Level 3 Nataru, Badung Tetap PTM dengan Prokes Ketat

picsart 12 03 05.52.45
PTM TK - Pembelajaran tatap muka (PTM) di salah satu TK di Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi.

Mangupura, DENPOST.id

Pemerintah pusat menetapkan peningkatan level PPKM menjadi level 3 dalam suasana menyambut Natal dan Tahun Baru 2022. Hal itu, sesuai dengan Inmendagri Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, serta surat edaran (SE) dari Dinas Pendidikan Provinsi Bali.

Sesuai Inmendagri dan SE tersebut, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Badung memastikan para siswa di Kabupaten Badung tetap mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) dalam peningkatan status PPKM level 3. Hal ini ditegaskan Plt. Disdikpora Badung, I Made Mandi, Jumat (3/12/2021).

Baca juga :  Kasus LPD Dawan Kelod Diarahkan ke Tipikor, Penahanan Tersangka Ditangguhkan

“Kita menyesuaikan dengan pemerintah pusat dan provinsi. Jadi, dipastikan tetap belajar seperti biasa dan tetap PTM secara terbatas dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat sesuai yang telah berjalan selama ini,” ujar Mandi.

Lebih lanjut ia mengatakan jika disesuaikan dengan kalender pendidikan, maka pembagian raport semester ganjil dilakukan pada 18 Desember 2021. Namun setelah Inmendagri Nomor 62 Tahun 2021 turun, maka pembagian raport diundur menjadi 3 Januari 2021. Sesuai kalender pendidikan, seharusnya setelah pembagian raport para siswa mendapat jatah libur memasuki semester genap.

Baca juga :  Razia Prokes Jaring 14 Pelanggar di Jimbaran

Dalam pencegahan pencegahan Covid-19, terjadi perubahan. Setelah 18 Desember itu, para siswa telah mendapat pelajaran semester genap. “Jadi liburnya akan dilakukan pada 3 Januari 2022,” kata Mandi, yang menjabat sebagai Sekretaris Disdikpora Badung itu.

Mandi pun meminta para orang tua untuk terlibat langsung dalam urusan pendidikan anak-anak. Sebab, kata dia, pengawasan tidak bisa dilakukan secara penuh oleh pihak sekolah. “Mohon para orang tua dampingi anak-anak saat belajar di rumah. Pastikan anak-anak tidak bergerombol saat tidak mengikuti PTM,” ajak Mandi.

Baca juga :  TOSS Center Terima Bantuan Dua Mesin Pengayak Kompos

Sementara salah satu orang tua siswa, Ni Ketut Anggarawati tidak mempersoalkan saat PPKM sekolah menerapkan PTM. “Pihak sekolah sudah memperhitungkan dan sudah memperhatikan instruksi pusat juga pastinya pelaksanaan PTM dilakukan secara terbatas. Selain itu, kami juga telah diimbau agar siswa menerapkan protokol kesehatan saat masuk sekolah. Kegiatan mencuci tangan dengan sabun sebelum masuk sekolah sudah dijalankan dengan baik begitu juga melakukan penyemprotan desinfektan sudah dilakukan sesuai standar. Jadi, kami tidak khawatir dengan PTM ini saat PPKM saat nataru nanti,” ujarnya. (dewa sanjaya)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini