Mayat Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Sungai Wos

picsart 12 05 06.56.20
EVAKUASI MAYAT - Petugas BPBD Gianyar, saat mengevakuasi mayat perempuan tanpa identitas di Sungai Wos, Gianyar.   

Gianyar, DENPOST.id

Warga yang sedang mandi di Sungai Wos, wilayah Kengetan, Desa Singakerta, Ubud melihat sosok mayat tanpa busana hanyut di sungai tersebut. Karena air besar, sehingga tidak ada warga berani mengambil mayat tersebut, dan dibiarkan hanyut.

Kepala BPBD Gianyar, Ida Bagus Putu Suamba, Minggu  (5/12/2021) mengatakan mayat hanyut dilihat pertama kali oleh warga yang sedang mandi di Sungai Wos. Oleh masyarakat, mayat hanyut itu, divideokan dan diviralkan, sehingga sampai kepada petugas BPBD Gianyar dan polisi, baik Polskek Ubud dan Polsek Sukawati.

Baca juga :  Gasak Motor, Penjahat Kambuhan Diciduk

Karena informasi mayat itu hanyut, sehingga petugas BPBD Gianyar dan polisi melakukan pencegatan di sebuah jembatan kecil wilayah Glogor. Lama ditunggu petugas BPBD Gianyar, mayat hanyut tidak muncul, namun ada anggota Polsek Sukawati menemukan mayat tersebut nyangkut di sebuah bebatuan dekat dengan pohon beringin besar.

Mendapat informasi tersebut, sehingga petugas BPBD Gianyar dan polisi mendatangi lokasi mayat nyangkut sekitar 700 meter arah utara. Mayat kemudian dibungkus, namun ketika hendak dievakuasi naik di wilayah tersebut, tiba-tiab ada larangan dari warga bahwa tidak boleh ada mayat melintas diwilayah di sana karena ada ada beji (mata air yang disucikan).

Baca juga :  Satpol PP Temukan Ratusan PPDN Belum Divaksin

Setelah dibungkus dan diikat dengan tali, kemudian mayat tersebut dihanyutkan oleh  petugas dan diikuti petugas menggunakan peralatan lengkap. Tiba di wilayah Glogor jembatan kecil yang sebelumnya ditunggu, mayat kemudian berhasil dievakuasi.

Setelah dilakukan pengecekan oleh petugas BPBD Gianyar dan polisi, mayat tersebut jenis kelamin perempuan, tanpa identitas dan sudah busuk, tidak ada rambut hilang semua. Tangan kanan ada benang tridatu. Karena tanpa ada identitas, Mrs. X itu dititipkan di ruang pendingin kamar jenazah RSUP Sanglah. “Bila ada masyarakat kehilangan keluarga dengan ciri-ciri tersebut diharapkan mengecek ke kamar jenazah RSUP Sanglah,” harap Suamba. (116)

Baca juga :  Pohon Cempaka Tumbang Timpa Tiga Palinggih di Tegallalang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini