Disdikpora Buleleng Distribusikan 232.500 Sarana Prokes ke Satuan Pendidikan

sarana 1
SARANA PROKES - Kepala Disdikpora Buleleng, Made Astika saat secara simbolis menyerahkan sarana prokes Senin (6/12/2021).

Singaraja, DENPOST.id

Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng tuntas mendistribusikan ratusan ribu sarana protokol kesehatan (prokes) ke seluruh satuan pendidikan yang ada di Kabupaten Buleleng. Sarana Prokes tersebut merupakan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat melalui BPBD Buleleng. Kepala Disdikpora Buleleng, Made Astika, Senin (6/12/2021) mengatakan, ada 232.500 picis sarana prokes telah didistribusikan ke seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Buleleng.

Diterangkannya, sarana prokes yang disalurkan berupa masker dewasa, masker anak-anak, hand sanitizer, sabun cair dan sabun batang. “Kami menerima bantuan sarana prokes ini dalam bentuk dus, jadi kami pilah dulu jenisnya sebelum didistribusikan,” ujarnya.

Baca juga :  Nyepi, 10 Bayi Lahir di RS Sanjiwani

Lebih lanjut dikatakan Astika, bantuan ini untuk menunjang dan menjaga kedisiplinan penerapan prokes seluruh siswa dan tenaga pendidik di sekolah, baik itu dari jenjang TK/PAUD, SD dan SMP. Khusus untuk TK/PAUD, pihaknya mengakui masih menyasar kategori negeri, mengingat jumlah masker anak terbatas hanya 5.000 pcs. “Kami akan terus bersinergi dalam rangka pengadaan sarana prokes ini, terutama masker. Meskipun setiap sekolah dapat mengadakan pembelian masker melalui dana BOS, kami akan terus mengusulkan sarana ini ke BNPB Pusat,” katanya.

Selain itu Astika juga menyampaikan jumlah dan jenis sarana prokes yang diterima setiap satuan pendidikan berbeda . Hal itu dilakukan mengingat setiap sekolah memiliki kapasitas murid dan tenaga pengajar yang berbeda jumlahnya. Terkait jumlahnya, pihaknya menerangkan jenjang TK/PAUD negeri yang menerima bantuan sebanyak 30 sekolah, SD negeri sebanyak 418 sekolah dan jenjang SMP negeri sebanyak 53 sekolah.

Baca juga :  SKJ Pelajar di Bangli Pecahkan Muri

Dia berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga pembelajaran tatap muka (PTM) berlangsung dengan aman dan tidak menimbulkan klaster baru. “Dengan bantuan ini, kami harapkan siswa dan tenaga pengajar disiplin menerapkan prokes selama PTM berlangsung. Selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Ke depan kami akan memohon bantuan sarana prokes lagi untuk memenuhi seluruh satuan pendidikan, baik negeri maupun swasta,” pungkasnya.

Baca juga :  Di Buleleng, Seorang Positif Terpapar dari PDP Kode 80

Salah seorang guru SD di Buleleng, Ni Nyoman Partini, menyambut baik bantuan sarana prokes ini. Diakuinya pihak sekolah maupun peserta didik sudah menerapkan prokes secara ketat. “Mudah-mudahan bantuan seperti ini bisa berkelanjutan dan merata di seluruh satuan pendidikan. Dengan disiplin prokes yang ketat PTM akan berjalan baik dan tidak menjadi klaster penyebaran Covid-19,” katanya. (118/suryaningsih).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini