Cegah Covid-19, Libur Semester Siswa di Badung Diundur

picsart 12 06 08.16.16
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Badung, I Made Mandi.

Mangupura, DENPOST.id

Untuk mencegah penyebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Badung, Dinas Pendidikan Kabupaten Badung menyatakan libur semester akhir tahun diundur pada Januari 2022. Hal ini pun merujuk pada Surat Edaran Kemendikbud Nomor 29 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Menjelang Libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 dalam Rangka Pencegahan Covid-19.

“Libur semester ganjil semula dari 18 Desember 2021, digeser menjadi 4 Januari 2022,” kata Plt. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Badung, I Made Mandi, saat dikonfirmasi, Senin (6/12/2021).

Lebih lanjut dikatakan Mandi, kebijakan penundaan libur semester itu, tak hanya dilakukan di Badung saja tapi juga secara nasional untuk mengantisipasi mobilitas pada libur sekolah dan akhir tahun baru. Kendati demikian, pihaknya mengaku saat ini masih merancang terkait libur dan pemberian raport kepada siswa. “Kebijakan ini berlaku untuk semua jenjang sekolah. Surat edaran telah kita rancang untuk kita sampaikan nanti ke masing-masing sekolah,” ujarnya, sembari mengatakan surat edaran masih menunggu tandatangan bupati.

Ia menjelaskan, dengan penundaan libur ini maka pembelajaran tatap muka terbatas pada semester genap akan maju pada, 18 Desember 2021, sampai 2 Januari 2022. Namun, untuk libur mulai dilaksanakan pada 4 Januari 2022 sampai 10 Januari 2022. “Kita rancang untuk pemberian raportnya pada 3 Januari 2021. Setelah itu, libur sampai 10 Januari 2022. Besoknya sudah mulai masuk pada 11 Januari 2022,” jelasnya.

Baca juga :  Debit Air Turun, Tirta Sewakadarma Minta Pelanggan Tampung Air

Lebih lanjut Sekretaris Disdikpora Badung itu, mengaku pengunduran libur tersebut untuk memastikan tidak ada libur saat perayaan. Bahkan ASN juga tidak diperkenankan cuti sesuai dengan Inmendagri Nomor 62 Tahun 2021. “Jadi ini kebijakan pemerintah pusat. Sehingga nanti kita akan tindaklanjuti di daerah,” katanya.

Sementara salah satu orang tua siswa di SMPN 5 Mengwi, Kelurahan Sading, Wayan Mertha mengatakan pihak orang tua tidak mempersoalkan kebijakan sekolah atau pemerintah dalam pencegahan Covid-19. “Walau pun nantinya diambil kebijakan siswa akan mundur libur semesternya, hal ini tidak mengganggu konsentrasi belajar mereka. Malah hal ini baik karena sudah cukup lama belajar di rumah sekarang sudah diperbolehkan untuk pembelajaran tatap muka secara terbatas. Jadi belajar diperpanjang itu baik bagi kami maupun anak kami. Yang terpenting di sekolah tetap menjaga protokol kesehatan,” terangnya. (dewa sanjaya)

Baca juga :  Antisipasi Kelangkaan BBM, Unit Intelkam Polsek Bangli Cek SPBU

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini