Anom Sayoga: Tim Yustisi Tak Kenal Lelah Disiplinkan Prokes Masyarakat

sayoga 1
Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga

Denpasar, DENPOST.id

Upaya pendisiplinan protokol kesehatan (prokes) masyarakat semakin gencar dilakukan. Terlebih dengan munculnya varian baru virus Korona yakni Omicron. Pagi, siang dan malam, razia prokes terus dilaksanakan Tim Yustisi Kota Denpasar yang terdiri dari Satpol PP Kota Denpasar, Dinas Perhubungan (Dishub), TNI dan Polri.

”Kami tidak akan pernah berhenti mendisiplinkan prokes masyarakat selama pandemi Covid-19 masih ada. Tim Yustisi tak mengenal lelah dalam mengedukasi dan mengingatkan masyarakat akan pentingnya disiplin menerapkan prokes. Pendisiplinan prokes lewat razia sudah dilakukan sejak merebaknya virus Korona pada Maret 2020 sampai sekarang tanpa mengenal waktu,’’ kata Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga, Selasa (7/12/2021).

Baca juga :  Putri Suastini : Pandemi Jadi Momentum Keselarasan Alam dan Manusia

Anom Sayoga menegaskan, pendisiplinan prokes masyarakat wajib dilaksanakan dan harus terus dikawal guna mencegah penularan Covid-19. Karenanya sidak prokes gencar dilakukan tanpa mengenal waktu dan menyasar jalan raya, pasar tumpah, angkringan, rumah makan dan tempat umum. Apalagi virus varian baru Omicron sudah terdeteksi di sejumlah negara sehingga masyarakat patut waspada dan disiplin menerapkan prokes. ”Kami siang malam mendisiplinkan prokes masyarakat mencegah penuaran virus Korona. Meskipun sering dihujat dan dicaci maki saat razia prokes, namun tidak menyurutkan langkah kami untuk mengedukasi masyarakat mengani bahaya Covid-19,’’ ujarnya.

Ada dan tidak perpanjangan PPKM Level 2, ucap Anom Sayoga, pihaknya terus melakukan sidak dan razia prokes selama virus Korona belum hilang. Sidak prokes dilakukan dari pagi hingga malam tanpa mengenal hari ibur dan hari raya. ”Kami minta masyarakat tidak gegabah dengan melandainya kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar. Virus Korona ini bisa menular ke semua orang meskipun sudah menjalani vaksin dua kali. Banyak bukti masyarakat yang sudah divaksin dua kali terpapar virus Korona lagi karena tidak disiplin menerapkan prokes. Selalu gunakan masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, menjaga imun, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,’’ tegasnya.

Baca juga :  28 Kapal Pesiar Batal Sandar, Benoa Hanya Terima Logistik

Sementara itu, dalam razia PPKM level 2 yang digelar di Jl. Antasura, Denpasar Utara pada Selasa pagi, sebanyak 26 warga terjaring. 17 orang di antaranya tanpa masker dan langsung didenda, sedangkan 9 orang lainnya diberi peringatan karena salah memakai masker.

”Suka tidak suka sosialisasi dan edukasi melalui penertiban prokes terus kami tingkatkan untuk mengingatkan dan mengajak masyarakat tidak melanggar aturan,’’ ucapnya.

I Made Diva Adiputra, salah seorang warga Peguyangan Kaja, Denpasar, mengakui penerapan prokes sangat penting. Terlebih dia dan keluarganya sudah pernah terpapar Covid-19. “Sekarang saya tidak berani lagi mengabaikan prokes. Apalagi ayah saya memiliki riwayat sakit ginjal. Beruntung waktu saya terpapar Covid-19, ayah saya negatif. Sekarang kepada siapa saja saya selalu ingatkan agar disiplin menerapkan prokes, kapan saja dan di mana saja,” katanya. (103/suryaningsih)

Baca juga :  Pandemi, Pengajuan Klaim BP Jamsostek Meningkat

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini