Luapan Sungai Mati Legian Surut, Dinas Sosial Siap Gelontor Bantuan

picsart 12 07 07.37.14
GENDONG BALITA - Lurah Legian, Ni Luh Putu Eka Martini, saat menggendong balita yang sempat dievakuai oleh tim Basarnas ketika Sungai Mati Legian, meluap, Senin (6/12/2021)

Mangupura, DENPOST.id

Pasca Tukad Mati Legian meluap, namun padaSelasa (7/12/2021), kembali normal. Balita yang sempat dievakuasi oleh Basarnas sudah kembali ke rumahnya. Meski luapan air Tukad Mati telah surut, terpantau masih ada empat titik genangan di kawasan Jalan Dewi Sri.

Camat Kuta, I Nyoman Rudiarta, bersama Lurah Legian, Ni Luh Putu Eka Martini, serta Ketua LPM Legian, I Wayan Puspa Negara, sejak pagi sudah melakukan peninjauan ke lokasi yang sebelumnya terendam banjir. “Kondisi sudah kembali normal, warga melakukan bersih-bersih rumahnya dari bekas genangan banjir. Warga yang sempat dievakuasi juga sudah kembali kerumahnya,” ungkap Eka Martini, seraya menambahkan hari ini akan ada kunjungan dari Kementerian Sosial.

Baca juga :  Banjir Rob Terjang Pesisir Mumbul, Sejumlah Rumah Perahu Hancur

Sementara Ketua LPM Legian, Puspa Negara mengungkapkan masih ada empat titik genangan, yakni di Jalan Kausalya, Jalan Dewi Sri 8, Jalan Dewi Sri 3 dan Jalan Pandawa. “Masih ada beberapa titik genangan saja dengan ketinggian air bervariasi 30-45 cm. Sedangkan yang lainnya sudah kering,” ujarnya.

Pompa air dan tim PUPR Badung, kata dia, bekerja sangat responsif, sehingga genangan bisa segera diatasi. Menurut Puspa Negara, banjir yang terjadi kemarin adalah fenomena 5 tahunan. Di mana, terjadi air laut pasang (banjir rob) bersamaan dengan luapan Tukad Mati akibat intensitas curah hujan yang tinggi. Aliran Tukad Mati yang terhalang oleh rob akhirnya meluber menyebabkan banjir. “Ketinggian air Tukad Mati hari ini sudah normal seperti biasa,” katanya.

Baca juga :  Perkuat Kekebalan Komunal, Grup Astra Bali Gelar Vaksinasi Gotong Royong Booster untuk Karyawan

Dinas Sosial juga turut memberikan bantuan kepada warga yang berada sekitaran Daerah Alur Sungai (DAS) Tukad Mati Legian. Banjir tersebut pun termasuk dalam salah satu kategori bencana dan Dinas Sosial Badung memastikan warga yang terdampak akan mendapatkan bantuan. Bahkan besaran anggaran bantuan tersebut jumlahnya tidak terbatas.

Kepala Dinas Sosial Badung, I Ketut Sudarsana membenarkan bahwa korban bencana banjir tersebut akan mendapatkan bantuan. Bahkan untuk memastikan jumlah pemberian bantuan, pihaknya telah menerjunkan timnya untuk meninjau langsung ke lapangan. “Sejak kemarin malam staf kami sudah turun ke lapangan, kami juga sudah berkoordinasi dengan Kelurahan Legian untuk proses pendataan,” ujar Sudarsana saat dikonfirmasi Rabu (7/12/2021).

Baca juga :  Sidang Paripurna DPRD Karangasem dan Eksekutif Bahas Ini

Menurutnya, bantuan yang akan diberikan jumlahnya tidak terbatas. Namun yang dapat diberikan bantuan hanyalah kebutuhan pokok saja. (115)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini