Lakukan Pengawasan, Bawaslu Gianyar Gandeng MDA

picsart 12 07 08.24.52
BANGUN SINERGITAS - Bawaslu Gianyar, bangun sinergisitas dengan MDA Gianyar, melalui penandatangan perjanjian kerjasama Gema Siwa Puja; di Kantor Bawaslu Kabupaten Gianyar, Selasa (7/12/2021)

Gianyar, DENPOST.id

Dalam rangka menyongsong dan mewujudkan Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024, yang bermartabat dan berkualitas, Bawaslu Kabupaten Gianyar membangun sinergisitas dengan Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Gianyar, melalui penandatangan perjanjian kerjasama program gerakan masyarakat adat terkoordinasi awasi Pemilu dan jaga Pilkada (Gema Siwa Puja), di Kantor Bawaslu Kabupaten Gianyar, Selasa (7/12/2021).

Kegiatan dihadiri Ketua Bawaslu Provinsi Bali, Ketut Ariyani, dan Bendesa Madya Majelis Desa Adat Kabupaten Gianyar, AA Gde Alit Asmara, beserta Majelis Alit se-Kabupaten Gianyar.

Gema Siwa Puja merupakan program gagasan Bawaslu Provinsi Bali, di bidang pengawasan partisipatif yang bertujuan mengajak masyarakat adat berpartisipasi dalam pengawasan pemilu dan pemilihan tahun 2024.

Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan menjelaskan kerjasama yang dilakukan merupakan tindaklanjut dari program Gema Siwa Puja yang telah terjalin beberapa bulan lalu, antara Bawaslu Provinsi Bali, dan Majelis Desa Adat Provinsi Bali. “Program ini merupakan tindaklanjut dari program yang sudah terjalin antara Bawaslu Provinsi Bali, dengan MDA Provinsi Bali dan saat ini ditindaklanjuti ditingkat kabupaten untuk dapat berangkulan dan bersinergi bersama dengan desa adat untuk tujuan melakukan pengawasan partisipatif agar terwujudnya pemilu maupun pemilihan yang bermartabat dan berintegritas,” katanya.

Baca juga :  Khawatir PMK, Peternak Sapi di Gianyar Waspada

Dikatakannya, keterbatasan jumlah SDM pengawas pemilu di masing-masing tingkatan menjadi urgensi pengawasan untuk membangun koordinasi dan bekerjasama di bidang pengawas partisipatif, sehingga dipandang perlu untuk mengajak seluruh komponen masyarakat agar bersama-sama melaksanakan pengawasan pemilu dan pemilihan, salah satunya menjalin kerjasama dengan Majelis Desa Adat Kabupaten Gianyar. “Mengingat keterbatasan SDM tersebut, maka perlu dukungan dan peran serta dari Majelis Desa Adat, mengingat desa adat memiliki peranan yang penting dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, khususnya di Bali,” ujar Hartawan.

Baca juga :  Mesin Jukung Mati Mendadak Saat "Mulang Pakelem", Pol Air Polres Gianyar Lakukan Pertolongan

Sementara Bendesa Madya Majelis Desa Adat Kabupaten Gianyar, AA Gde Alit Asmara menyambut positif kegiatan penandatangan perjanjian kerjasama antara Bawaslu Gianyar dengan MDA Gianyar.

Gung Alit, sapaannya dalam sambutannya menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dan bersinergi dengan Bawaslu Gianyar dalam menyongsong hajatan Pemilu maupun Pemilihan serentak tahun 2024..

“Majelis Desa Adat Kabupaten Gianyar yang membawahi 273 desa adat akan memberikan dukungan kepada Bawaslu Kabupaten Gianyar dalam mewujudkan pemilu dan pemilihan yang bermartabat dan berintegritas sebagai pengawas partisipatif dalam menyongsong Pemilu dan Pemilihan serentak Tahun 2024, serta dengan tujuan mendapatkan pemimpin yang amanah,” katanya.

Baca juga :  Puluhan Rumah Diterjang Angin Puting Beliung di Yehkuning

Ketua Bawaslu Provinsi Bali, Ketut Ariyani mengatakan program tersebut merupakan salah satu upaya Bawaslu Provinsi Bali, agar masyarakat adat turut berpartisipasi dalam pengawasan Pemilu ataupun Pilkada mendatang terlebih desa adat memiliki peranan yang penting dalam masyarakat. (116)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini