WNA dan WNI Masuk Indonesia Wajib Jalani Karantina 10 Hari

picsart 12 08 08.07.39
KASUS COVID - Perkembangan Kasus Covid-19, di Buleleng.

Singaraja, DENPOST.id

Satgas Penanganan Covid-19 Pusat, kembali mengeluarkan addendum surat edaran (SE) terkait ketentuan bagi pelaku perjalanan Internasional yang masuk ke Indonesia. SE tersebut mulai berlaku sejak 3 Desember 2021.

Demikian disampaikan Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Ketut Suwarmawan, di ruang kerjanya, Rabu (8/12/2021).

Dijelaskan bahwa inti dari SE Nomor 23/2021 itu, adalah merubah beberapa ketentuan untuk pelaku perjalanan Internasional yang masuk ke Indonesia. “Ketentuan terbarunya adalah mengatur Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA) yang diperbolehkan masuk ke Indonesia, wajib melakukan karantina selama sepuluh hari,” terang Suwarmawan.

Ditambahkan, pelaku perjalanan Internasional wajib melakukan tes ulang PCR sebanyak dua kali, yakni ketika pertama kali datang dan hari kesembilan karantina.

Baca juga :  BOR Isoter Buleleng Menurun

Selain itu, Ketut Suwarmawan yang juga Kadis Kominfosanti Buleleng itu juga menerangkan bahwa addendum SE itu juga mengatur kepala perwakilan negara asing dan anggota keluarga yang bertugas di Indonesia, untuk mengikuti karantina. “Khusus kepala perwakilan negara asing dan keluarganya diperbolehkan melakukan karantina di kediaman masing-masing selama 10 hari. “Addendum SE bertujuan untuk melakukan pemantauan, pengendalian dan evaluasi dalam rangka mencegah terjadinya peningkatan penularan Covid-19, termasuk varian baru yang telah bermutasi seperti SARS-Cov-2 varian B.1.1.529,” terangnya.

Baca juga :  Upaya Niskala Tangani Pandemi, Bali akan Gelar Pakelem Samudra

Sementara itu, perkembangan harian kasus Covid-19 di Buleleng masih dalam kondisi melandai. Tercatat hari ini nihil kasus konfirmasi baru, sembuh dan pasien meninggal, sehingga jumlah kumulatif kasus konfirmasi di Buleleng tetap sebanyak 10.457 orang, dengan rincian sembuh kumulatif 9.916 orang, meninggal 539 orang dan dalam perawatan sebanyak dua orang. (118)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini