Suwirta Motivasi Penerima Bantuan RS-Rutilahu

picsart 12 09 04.23.27
HADIRI RAPAT - Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menghadiri rapat pembentukan koperasi bagi warga KK miskin penerima bantuan Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-Rutilahu) di Kantor Desa Selat, Kamis (9/12/2021).

Semarapura, DENPOST.id

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menghadiri rapat pembentukan koperasi bagi warga KK miskin penerima bantuan Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-Rutilahu) di Kantor Desa Selat, Kecamatan Klungkung, Kamis (9/12/2021).

Suwirta menyambut baik program dari pemerintah pusat ini dalam hal mengentaskan garis kemiskinan. Dia berharap kepada para penerima bantuan agar setelah koperasi ini dibentuk jangan sampai ada kepentingan pribadi. Dia juga tidak henti-hentinya memberikan motivasi agar para penerima bisa menanamkan jiwa yang tulus untuk membangun keperasi dengan sebaik-baiknya.

Baca juga :  "Ngeter" Ikan di Pantai Nusa Penida, Bule Hilang Terseret Arus

Selain itu koperasi ini juga diharapkan bisa menampung produk-produk UMKM lokal seperti halnya membuat kripik nangka. “Saya sangat menyambut baik program dari pemerintah pusat ini dan akan mengawal program ini dengan baik di Klungkung. Semoga ke depan dapat berjalan lancar sehingga masyarakat penerima bantuan cepat bisa keluar dari garis kemiskinan,” kata Suwirta

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung, I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya, mengatakan, RS-Rutilahu ini merupakan salah satu kegiatan penanganan fakir miskin yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial RI. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal seperti perbaikan atau rehabilitasi kondisi rumah tidak layak huni dengan prioritas atap, lantai, dinding dan fasilitas MCK.

Baca juga :  Aktivitas Pengerukan Marak, Bukit di Dawan Mulai Banyak Bopeng

“Untuk di Kabupaten Klungkung mendapatkan bantuan sebesar Rp 4 miliar dengan sasaran 200 KK. Di mana masing-masing KK mendapat bantuan sebesar Rp 20 juta untuk 5 desa yakni Desa Aan, Selat, Paksebali, Kusamba dan Desa Sampalan Klod,” ungkap Gusti Mahajaya. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini