Mutasi Kloter III, Bupati Pantau Kinerja Pegawai

lagi mutasi 1
MUTASI - Bupati Bangli saat lakukan mutasi pejabat eselon III. DENPOST.id/ist

Bangli, DENPOST.id

Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, kembali melakukan perombakan pegawai atau mutasi, Kamis (9/12/2021). Mutasi gelombang ketiga ini menyasar pegawai atau pejabat eselon III. Dalam arahannya, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Bangli dituntut untuk membuat inovasi dan terobosan guna mempercepat pembangunan di Kabupaten Bangli. Pejabat yang melempem alias tidak produktif, kata dia tidak segan-segan akan dijatuhi sanksi.

“Untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Bangli agar setara dengan kabupaten lainnya di Bali, diperlukan kerja tim. Jangan bupatinya sudah melakukan pengencangan, lantas OPD-nya malah melempem. Bupatinya hujan-hujanan pejabatnya malah pasif,” sindirnya.

Baca juga :  Bupati Cek Pengerjaan Tiga Proyek Pembangunan

Dia juga menegaskan, kalau biasanya pejabat bangun sekitar pukul 07.00, kini agar bisa bangun pukul 05.00, dan telah turun ke lapangan, sebut saja di pasar misalnya. Berkaitan jabatan lowong, kata Bupati asal Desa Sulahan, Susut ini, pihaknya akan terus melakukan pengisian dan promosi jabatan. Dia menyebutkan, sebelum akhir Desember nanti akan melakukan mutasi kembali untuk jabatan Eseleon III A dan melakukan pengisian untuk jabatan Eselon II. “Kita telah perintahkan Sekda dan BKD untuk berproses untuk lelang jabatan eselon II. Kita target Januari 2022 nanti semua jabatan lowong terisi sehingga kinerja mesin bisa optimal,“ bebernya.

Terkait mutasi bergelombang yang dilakukan, tegas dia, hal ini untuk memudahkan melakukan pemantauan terhadap kinerja pejabat yang akan dipromosikan. Biasanya kalau mutasi besar-besar dilakukan maka dirinya tidak leluasa memantau kinerja pejabat. Seperti mutasi dilakukan kali ini, jadi pejabat yang dipromosikan sudah berdasarkan penilaian pimpinan berdasarkan aturan yang ada.

Baca juga :  900-an Karyawan Hotel dan Restoran di Bangli Dirumahkan

Di akhir arahannya, Sedana Arta menyebutkan, jabatan bukan hadiah atau prestasi. Namun jabatan itu adalah sebuah amanah yang mesti dipertanggungjawabkan kepada masyarakat Bangli. “Jadi saya tidak akan ragu-ragu memberikan sanksi kepada pejabat yang tidak produktif alias melempem. Karena saya hanya memiliki satu keinginan bagaimana Bangli bisa melompat, saya yakin dengan sumber di Pemkab Bangli, lompatan itu bisa diwujudkan,” pungkasnya. (128)

Baca juga :  Truk Bermuatan Sekam Terguling, Jalur Penelokan Sempat Macet

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini