Lukisan Dibeli Bupati Jembrana Rp 1,5 Juta, Agus Sumringah

agus
LUKISAN KARYA AGUS - Bupati Jembrana I Nengah Tamba, didampingi Ketua Dekranasda Bali Putri Suatini Koster, memegang lukisan karya I Gede Agus Mertayasa pada pameran kuliner Bali Bangkit di Taman Budaya, Denpasar. (DenPostid/doflank)

Keikutsertaan I Gede Agus Mertayasa pada pameran kuliner Bali Bangkit di lantai dasar Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Art Center, Denpasar, menarik perhatian pengunjung. Pelukis otodidak penyandang disabilitas ini menyajikan beragam lukisan, mulai dari tema burung, ayam, ular dan dewa-dewi.

KARYA-karya pemuda asal Banjar Bernadi, Buduk, Mengwi, Badung, ini juga menarik minat Bupati Jembrana I Nengah Tamba yang secara khusus menghadiri pameran makanan produk Negaroa pada Kamis (9/12/2021). Ketika digiring oleh Ketua Dekranasda Bali Putri Suastini Koster ke stand pameran Agus, Tamba langsung tertuju pada lukisan ayam putih beradu. ‘’Berapa harganya satu ini Bu?’’ katanya kepada Ibu Agus, Ni Made Resani.

Baca juga :  Koalisi Tiga Parpol Siap Usung Paket Amertha

Saat itu juga Ibu Agus mengambilkan lukisan ayam itu ke Tamba. Sedangkan Agus terlihat sumringah sambil memainkan pena di media gambar. Sesaat kemudian, Putri Koster – yang akrab disapa Bunda Puitri ini — mengajak Tamba melihat-lihat lukisan karya Agus lain yang dipamerkan di sana.

‘’Saya ambil ini saja,’’ kata Tamba.

Dia kemudian menyuruh ajudannya untuk membayar lukisan Agus seharga Rp 1,5 juta. Tamba lalu mendekati Agus yang saat itu asyik melukis dengan ditemani sang ibu.

Baca juga :  Bali Buka Pariwisata, Atensi Korem 163/ Wira Satya Diperluas

‘’Agus melukis sesuai mood-nya,’’ ujar Made Resani, kepada Bupati Jembrana ini.

Sebelum meninggalkan stand Agus, Bupati Tamba berpesan agar Agus tetap tekun melukis, karena dia mempunyai keterampilan yang cukup bagus. ‘’Sukses ya nak,’’ tandas Tamba berlalu.

Sedangkan Made Resani mengucapkan terima kasih kepada Putri Koster yang terus memberikan ruang untuk pameran Agus. Dia juga sangat senang karena Bunda Putri sangat perhatian terhadap penyandang disabilitas yang punya kemampuan seni tinggi.

Mengenai bakat Agus melukis, Resani mengatakan memang muncul sejak kecil. Walau dalam keterbatasan, pemuda berusia 23 tahun ini tak pernah surut berkarya. Dia lebih banyak diarahkan melukis oleh relawan, Wayan Rudita, asal Jimbaran, Badung. Agus memulai pameran di desanya, kemudian pameran di beberapa tempat di Denpasar dan Badung. Dia juga pernah pameran lukisan secara virtual di Jakarta dan Yogyakarta. Remaja ini juga mengoleksi sejumlah penghargaan, sehingga membanggakan orangtuanya.

Baca juga :  Polwan “Hadiahkan” Helm untuk Pengendara Motor Tak Berhelm

‘’Saya berharap kepada Ibu Putri Koster supaya Agus kembali diberikan berpameran di even lain,’’ tandas Resani. (yad)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini