Pengepruk Kaca Mobil Ditangkap di Kuta

jahat
PENGEPRUK KACA MOBIL - Sindikat pencuri dengan modus kepruk kaca mobil dan mencongkel sadel motor yang menyasar nasabah bank, Indra Jaya dan Muhammad Ropi, pascaditangkap polisi di Kuta. (DenPost.id/wiadnyana)

Kereneng, DenPost

Dit. Reskrimum Polda Bali juga menangkap dua tersangka pengepruk kaca mobil dan pencongkel sadel motor yang khusus menyasar nasabah bank. Mereka adalah Indra Jaya (49) dan Muhammad Ropi (33). Keduanya anggota komplotan asal Palembang yang beraksi lintas provinsi.

Menurut Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Ary Satriyan, Kamis (9/12/2021), tertangkapnya kedua tersangka berawal dari laporan Sang Nyoman Dinayasa. Awalnya, Kelian Subak asal Dusun Penarukan, Desa Bungbungan, Banjarangkan, Klungkung, itu hendak menarik uang di BPD Bali Cabang Klungkung, Jumat (3/12/2021) lalu sekitar pukul 10.00. “Korban mengambil uang Rp 32 juta. Setelah dari bank, korban memasukkan uang ke jok sepeda motornya,” tegas Kombes Ary.

Baca juga :  Vaksin Massal Booster LPM Densel Sasar Masyarakat dan Tokoh Agama

Saat perjalanan, korban sempat mampir di apotek di Jalan Flamboyan, Klungkung, untuk membeli obat. Dia juga pergi ke Pasar Galiran dan memarkir sepeda motornya di sana. Berselang 20 menit kemudian , setelah selesai berbelanja, korban mengambil sepeda motor untuk pulang kerumahnya. Sesampainya di rumah, dia membuka jok sepeda motor untuk mengambil uang. Namun kunci jok sepeda motor keburuh rusak dan uangnya raib.

Korban lantas melapor ke Polres Klungkung. Berdasarkan laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan menganalisa rekaman CCTV masing-masing di BPD Bali Cabang Klungkung, CCTV di sepanjang Jalan Flamboyan, Klungkung, serta hasil rekaman CCTV di Pasar Galiran, Klungkung. Akhirnya polisi mengetahui dua orang pria mengendarai sepeda motor Yamaha Xeon. “Kedua tersangka ketahuan menggasak uang korban di Pasar Galiran,” tegas Ary.

Baca juga :  Tempat Usaha Kerupuk Dilalap Api, Pemiliknya Alami Luka Bakar

Polisi segera melakukan pengejaran, hingga akhirnya kedua tersangka diketahui berada di Kuta. Tim Opsnal Satreskrim Polres Klungkung lalu berkoordinasi dengan Tim Resmob Polda Bali. Kedua tersangka berhasil ditangkap di salah satu penginapan di Kuta pada Minggu (5/12) siang.

Setelah diinterogasi,  komplotan ini mengaku juga beraksi di sejumlah wilayah yakni di Jatim, Jakarta, dan Palembang. “Tersangka berpindah-pindah tempat. Selain mengepruk kaca mobil, mereka juga mencongkel sadel motor. Para korban adalah nasabah bank,” tandas Kombes Ary. (yan)

Baca juga :  Warga ''Bengkung'', Pemkot Tutup Tiga Lapangan Publik

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini